Rabu, 26 Agustus 2026

Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Wapres Gibran Rakabuming saat peninjauan langsung ke fasilitas produksi PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Kamis 30 Juli 2026.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri, guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap teknologi masa depan.

Penegasan ini disampaikannya saat melakukan peninjauan langsung ke fasilitas produksi PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Kamis 30 Juli 2026.

Kunjungan strategis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle / EV) nasional.

Langkah tersebut sekaligus menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya pembangunan SDM unggul demi mendukung hilirisasi serta industrialisasi di tanah air.

Dalam lawatannya, Wapres tidak hanya memantau proses perakitan kendaraan listrik, tetapi juga menyempatkan diri mencoba langsung performa motor listrik produksi lokal tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap industri nasional.

Suasana kunjungan semakin cair saat Wapres membuka ruang dialog interaktif dengan para pelajar SMK dan mahasiswa yang baru saja mengikuti workshop ekosistem produksi EV.

Salah satu perwakilan mahasiswa dari Politeknik Industri ATMI Cikarang, Anton, memanfaatkan momen tersebut untuk bertanya mengenai bentuk kontribusi konkret yang bisa diberikan generasi muda bagi kemajuan industri EV di Indonesia.

Menanggapi pertanyaan itu, Wapres menekankan bahwa lompatan kemajuan industri harus ditopang oleh kolaborasi yang erat antara pelaku usaha dan institusi pendidikan.

"Saya titip ke teman-teman mahasiswa, semua pelajar, guru, dosen yang ada di sini. Kita ke depan ingin semua yang ada di sini bisa berpartisipasi. Jadi antara industri, pelaku industri, dan sekolah-sekolah bisa bekerja sama," ujar Wapres Gibran.

Wapres menjelaskan bahwa sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan riset bersama serta penyelarasan kurikulum agar selalu relevan dengan dinamika teknologi yang bergerak cepat.

"Entah risetnya, entah bisa terkait kurikulum, bisa disesuaikan dengan yang ada sekarang. Sekarang kan semuanya serba EV. Jadi yang dipelajari di sekolah harus nyambung dengan apa yang ada di industri," imbuhnya.

Selain fokus pada dunia pendidikan, Wapres juga mendorong sektor industri untuk aktif menggenjot literasi serta edukasi publik mengenai pentingnya transisi energi.

Menurutnya, kendaraan listrik bukan sekadar solusi ramah lingkungan, melainkan instrumen krusial dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemangkasan angka impor Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Selain lebih ramah lingkungan dan lain-lain, kita ke depan harus melakukan penghematan impor minyak, impor BBM. Jadi solusinya salah satunya adalah motor listrik," tegasnya.

Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan di Kabupaten Tangerang ini, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, Staf Khusus Wapres Tina Talisa, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, serta Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.

Tags