TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengakui kesulitan mencari lahan yang akan digunakan untuk membangun Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan mengatakan pihaknya masih mencari lahan-lahan potensial yang memenuhi syarat untuk membangun gedung permanen Sekolah Rakyat.
"Kita sedang mencari titik di mana rencana mau lokasi Sekolah Rakyat," ujarnya, Selasa 11 Agustus 2026.
Ia menyebut, saat lahan tersebut sudah ditemukan, nantinya pembangunan gedung Sekolah Rakyat akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Kita hanya menyiapkan lahan saja, nanti dibangunnya oleh PUPR," sebutnya.
Aziz menjelaskan, sebelum gedung permanen Sekolah Rakyat berhasil dibangun, para siswa yang terdiri dari anak jalanan, putus sekolah, serta anak dari keluarga pra sejahtera akan menempati Sekolah Rakyat Rintisan yang berada di Kawasan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.
"Sementara dari kita ada 200 siswa, yang terdiri dari tingkat SMP 100 siswa, tingkat SMA 100 siswa, ditambah anak jalanan dari DKI Jakarya 100 siswa. Jadi total peserta didik di Sekolah Rakyat rintisan ada 300 siswa," ungkapnya.