TANGERANGNEWS.com- Nilai investasi sebesar Rp29,04 triliun berhasil dibukukan Kabupaten Tangerang hingga pertengahan tahun 2026. Perolehan tersebut menandai hasil yang positif bagi perkembangan investasi daerah sepanjang semester I.
Keberhasilan tersebut membawa Kabupaten Tangerang menduduki posisi teratas dalam realisasi investasi di tingkat Provinsi Banten.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang, Haerudin Setiawan mengatakan, keberhasilan tersebut memperlihatkan tingginya kepercayaan pelaku usaha yang menanamkan modalnya di Kabupaten Tangerang.
Menurut Haerudin, di tengah kondisi geopolitik yang masih menghadapi ketidakpastian, realisasi investasi di Kabupaten Tangerang menunjukkan hasil yang cukup positif.
"Untuk semester I tahun 2026 ini, realisasi nilai investasi di Kabupaten Tangerang menembus angka Rp29,04 Triliun, dan tertinggi di Provinsi Banten," ujar Haerudin dikutip Jumat 14 Agustus 2026.
Haerudin mengungkapkan, investasi di Kabupaten Tangerang berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Dari total Rp29,04 triliun, investasi PMA tercatat mencapai Rp10,3 triliun. Sementara itu, PMDN menyumbang Rp18,74 triliun.
Penanaman modal tersebut tersebar di berbagai sektor usaha, mulai dari perumahan, industri karet dan plastik, perdagangan dan reparasi, transportasi dan pergudangan, telekomunikasi, industri logam dasar dan barang logam, industri barang kulit dan alas kaki, industri kendaraan bermotor, serta sektor jasa lainnya.
"Jadi dari total realisasi investasi itu berasal dari dalam negeri dan asing atau PMDN dan PMA," kata Haerudin.
Haerudin menjelaskan investasi di Kabupaten Tangerang kebanyakan berasal dari investor yang berada di sejumlah negara Asia.
Adapun, lima negara yang menjadi penyumbang tertinggi PMA di Kabupaten Tangerang meliputi China, Singapura, Jepang, Hongkong, dan Korea Selatan. Selain itu, ada juga penanaman modal yang berasal dari Taiwan.
Haerudin menyebut, tingginya penanaman modal di Kabupaten Tangerang memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan ekonomi daerah.
"Dari realisasi investasi ini, terdapat 40,149 lapangan kerja untuk masyarakat Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Mudji Widodo menambahkan, realisasi investasi hingga semester I 2026 sudah mencapai 74,4 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
"Target investasi di Kabupaten Tangerang sebesar Rp39,03 Triliun, daan saat ini seudah mencapai Rp29,04 Triliun, atau 74,4%. Sehingga di semester II sisa target yang harus dikejar kurang lebih sekitar 9,9% lagi," tambahnya.