TANGERANGNEWS.com-Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tangerang diliburkan, menyusul diperpanjangnya kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa hingga tanggal 11 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tangerang Priyo Basuki mengatakan, sebanyak 316 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya menghentikan distribusi MBG selama kebijakan PJJ berlangsung.
"Kita menyesuaikan dengan surat edaran peraturan daerah untuk PJJ, kita tidak ada pendistribusian MBG," ujarnya, Kamis 10 September 2026.
Selain itu, para karyawan yang bekerja pada dapur MBG atau SPPG juga ikut diliburkan dampak perpanjangan kebijakan tersebut. "Diliburkan juga (karyawan SPPG)," kata Priyo.
Ia mengungkapkan, keberlanjutan distribusi MBG masih menunggu kebijakan belajar secara tatap muka yang saat ini tengah dikaji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
"Kita masih menunggu kebijakan selanjutnya, mudah-mudahan keadaan sudah normal kembali," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemkab Tangerang memperpanjang masa PJJ untuk siswa yang berada di wilayahnya dengan jenjang PAUD, SD serta SMP, dari Rabu 9 September hingga menjadi Jumat 11 September 2026.
Kebijakan tersebut dilakukan guna mencegah sebaran abu vulkanik yang timbul imbas erupsi GAK berdampak pada masyarakat, terutama anak sekolah.
Pasalnya, dampak dari sebaran abu vulkanik ini dapat berbahaya untuk kesehatan masyarakat seperti, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, iritasi kulit serta masalah kesehatan lainnya.
"Jadi jangan sampai ada korban masyarakat kita, apakah itu terkena ISPA atau juga mata, kulit, dan lain sebagainya, lebih baik kita mencegah," ujar Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Rabu, 9 September 2026.