Rabu, 16 September 2026

Kebakaran Hebat Hanguskan 20 Gudang di Kosambi Tangerang

Petugas BPBD berupaya memadamkan kebakaran di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Rabu 16 September 2026. (TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Insiden kebakaran hebat menghanguskan puluhan gudang yang berada di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 16 September 2026. 

‎Dalam video yang beredar, terlihat gumpalan asap hitam pekat menyertai amukan api yang membakar bangunan di lokasi kejadian.

‎Insiden kebakaran itu membuat warga sekitar panik, sehingga sejumlah kendaraan besar segera dievakuasi untuk menjauh dari titik api.

‎Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses pemadaman. Data sementara menunjukkan sebanyak 20 gudang hangus dilalap api.

‎"Yang sudah terbakar itu sebanyak 20, tinggal saat ini teman-teman sedang membasahi gudang-gudang yang belum terbakar, mudah-mudahan tidak terbakar ya, supaya perambatannya enggak sampai ke gudang berikutnya," katanya.

Taufik mengaku Pihaknya belum dapat mengidentifikasi isi gudang yang terbakar. Pasalnya, hampir seluruh bangunan gudang dalam keadaan ambruk.

‎"Karena pada saat itu kondisi gudang sudah ambruk. Jadi belum ketahuan nih gudang-gudang apa, isinya juga sudah kebakar," ungkapnya.

‎Dalam proses pemadaman, kata Taufik, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran.

‎Selain itu, otoritas Bandara Soekarno-Hatta dan Kawasan Pergudangan Kosambi Permai juga turut memberikan bantuan armada damkar untuk memadamkan api di kawasan pergudangan tersebut. 

‎"Dan sekarang lagi dalam perjalan armada tambahan dari pos damkar terdekat dari Pos Damkar Mauk, Pasar Kemis, Sepatan dan Kosambi," kata Taufik.

Hingga kini pihaknya belum menemukan adanya korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. BPBD juga belum bisa memastikan faktor yang memicu kebakaran puluhan gudang di kawasan tersebut.

‎"Sementara ini kami masih fokus dalam penanganan. Untuk penyebab masih belum ditemukan," tutur Taufik.

Tags