Rabu, 30 September 2026

Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengantre air bersih.(TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Dampak kemarau panjang yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir membuat warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih yang parah.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, mencuci, hingga mandi, warga terpaksa harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 2 kilometer.

Warga terdampak, Yuda, mengungkapkan ia bersama warga lainnya harus mengangkut jeriken menggunakan sepeda motor maupun gerobak menuju Stadion Mini Kecamatan Curug demi mendapatkan air bersih.

"Sekarang untuk saat ini warga kita banyaknya mengambil air ke stadion mini punya kecamatan yang jaraknya lumayan cukup jauh juga, kurang lebih sekitar 2 kilo. Ada yang pakai motor, ada yang pakai gerobak," ujar Yuda, Selasa 29 September 2026.

Tidak hanya jarak yang jauh, warga juga dihadapkan pada antrean yang panjang di lokasi pengambilan air.

Pasalnya, fenomena kekeringan parah ini tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Cukanggalih saja, melainkan warga dari desa-desa lain yang mengalami kondisi serupa.

"Dan itu pun kita ngantre juga di sana. Semua hampir rata mengambil air ke Stadion Mini Curug," keluhnya.

 

400 KK Terdampak Kekeringan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 400 keluarga atau setara dengan 1.820 jiwa saat ini terdampak krisis air bersih akibat kemarau ekstrem.

Ribuan warga tersebut tersebar di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Curug dan Panongan.

Petugas Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang Muhammad Yani mengatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan penanganan dengan mendistribusikan air bersih ke titik-titik lokasi terdampak.

"Distribusi air bersih hari ini ada empat titik tersebar di Kecamatan Panongan dan Curug. Total air bersih yang disalurkan mencapai 20.000 liter guna meringankan beban warga.

Tags