Senin, 5 Oktober 2026

Jadi Pemicu ISPA, Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Diperkirakan Capai 30 Ribu

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat temuan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diduga kuat dipicu oleh Influenza tipe A. Jumlahnya mencapai 30.000 kasus sepanjang Januari hingga September 2026.

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi menjelsakan temuan kasus influenza tipe A tersebut didasari dengan penemuan kasus ISPA di Kabupaten Tangerang. Pasalnya, sebagian besar kasus ISPA terjadi akibat penularan kasus Influenza tipe A. 

Meski demikian, kepastian diagnosa Influenza tipe A belum bisa dikonfirmasi secara uji laboratorium karena fasilitas kesehatan di wilayahnya belum menyediakan pemeriksaan spesifik tersebut.

"Kalau untuk Influenza tipe A itu kan harus ada pemeriksaan laboratorium. Di rumah sakit mana pun di Tangerang belum ada yang melakukan pemeriksaan itu. Sebenarnya ISPA sebagian besar penyebabnya virus influenza, cuma karena belum ada pemeriksaan khusus, kita tidak bisa mengklaim secara definitif sebagai Influenza A," ujar Hendra, Sabtu 3 Oktober 2026.

Penyebaran virus ini tergolong sangat cepat melalui kontak erat dan ciptaan percikan cairan (droplet), mirip dengan pola penularan COVID-19.

Kondisi minimnya curah hujan, udara kering yang pekat debu polutan, serta penurunan daya tahan tubuh akibat kelelahan dan kurang tidur turut memperparah situasi.

"Pada bulan September 2026 saja, tercatat kenaikan hampir 5.000 kasus baru," tambah Hendra.

Kasus ini tersebar merata di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang dan menyerang seluruh kelompok umur.

Hendra mengingatkan bahwa paparan virus ini berisiko memicu komplikasi fatal seperti bronkopneumonia, terutama bagi balita dan lansia yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) seperti asma atau bronkitis.

Guna menekan lonjakan penularan, Dinkes Kabupaten Tangerang mengimbau warga untuk memperketat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Masyarakat harus konsisten menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi buah dan sayur, serta menjaga waktu istirahat yang cukup," tutupnya.

Tags