Senin, 2 November 2026

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menerima audiensi perwakilan pengemudi Ojek Online (ojol) di Ruang Solear, Puspemkab Tangerang, Senin 8 September 2025.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan saat menghadiri penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Ciputra Hospital di Auditorium Ciputra Hospital, CitraRaya Tangerang, Kamis 29 Oktober 2026.

Menurutnya, berdasarkan data profil Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang periode Januari–September 2026, kepesertaan jaminan sosial telah mencakup 1.082.363 pekerja atau 69,89% dari total potensi peserta.

Pemkab Tangerang sendiri melalui APBD telah mendaftarkan 500.000 masyarakat miskin ekstrem atau pekerja rentan.

"Namun, tantangan kita masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal yang belum terlindungi," ujar Aziz mewakili Bupati Tangerang.

Untuk menuntaskan sisa cakupan tersebut, Pemkab Tangerang mendorong keterlibatan aktif dari sektor swasta melalui program CSR.

Salah satu langkah konkret ditunjukkan oleh Ciputra Hospital melalui program bertajuk "Satu Kepedulian, Seribu Perlindungan", yang memberikan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.000 pekerja rentan.

Penerima manfaat program ini meliputi berbagai profesi informal di kawasan sekitar, seperti petugas keamanan (sekuriti), pekerja rumah tangga, pengemudi ojek online (ojol), pedagang pasar, sopir, hingga marbot masjid dan pengurus tempat ibadah lainnya.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian dari Ciputra Hospital. Mudah-mudahan ini menjadi panggilan kemanusiaan bagi perusahaan lain untuk ikut bergandengan tangan, sehingga perlindungan bagi pekerja rentan bisa segera tuntas," tambah Aziz.

Inisiatif ini menyulut rasa syukur dari para penerima bantuan. Nurdin, seorang petugas keamanan di kawasan Citra Raya, mengungkapkan kepedulian ini sangat berarti bagi keberlangsungan kerja mereka sehari-hari.

"Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Manfaatnya luar biasa besar. Semoga Pemkab Tangerang dan Ciputra Hospital bisa memberikan perlindungan yang lebih luas lagi untuk masyarakat banyak," kata Nurdin.

Melalui kolaborasi antara APBD dan kontribusi CSR dari berbagai rumah sakit serta perusahaan swasta, Pemkab Tangerang optimistis seluruh pekerja informal di wilayah Kabupaten Tangerang dapat segera terlindungi jaminan sosial secara menyeluruh.

Tags