TANGERANGNEWS.com- Kelurahan Karang Anyar merupakan wilayah yang relatif baru di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Terbentuk pada tahun 2000, Kelurahan Karang Anyar bagian dari pemekaran wilayah yang diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2000 tentang pembentukan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.
Selain itu, wilayah ini juga menyimpan sejarah yang tercatat dalam buku “Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang” karya Burhanudin.
"Nama Karang Anyar diambil dari kata 'Karang' yang merujuk pada kelurahan induknya, Karang Sari, dan 'Anyar' yang dalam bahasa Sunda berarti baru. Penambahan nama ini membawa harapan akan adanya pembaruan bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut," tulis Burhanudin.
Tak hanya menelusuri asal-usul wilayah administratif, catatan tersebut juga mengungkap sisi sosial masyarakat melalui keberadaan Kampung Lio.
Nama “Lio” merujuk pada bangunan tradisional beratap limas tanpa dinding yang digunakan sebagai tempat produksi bata merah dan genteng, mulai dari proses pembuatan hingga pembakaran.
Sebelum tahun 1980-an, sejumlah wilayah seperti Ceper, Perigi Lama, hingga Pondok Jagung dikenal sebagai pusat produksi material bangunan yang cukup aktif.
Kehadiran Kampung Lio di kawasan Neglasari hingga Batuceper menjadi penanda kuat bahwa keahlian masyarakat dalam bidang tertentu mampu membentuk identitas kawasan.
"Keberadaan Kampung Lio bukan sekadar penanda lokasi geografis, melainkan sebuah arsip sosiologis yang membuktikan bahwa wilayah Tangerang pernah menjadi pusat kemandirian industri material bangunan yang sangat berpengaruh terhadap mobilitas penduduk dan perkembangan ekonomi lokal," katanya.