TANGERANGNEWS.com-Salah satu destinasi wisata ikonik di Kota Tangerang, Jembatan Kaca Berendeng, terpaksa harus ditutup sementara untuk umum.
Penutupan ini dilakukan setelah ditemukannya kerusakan pada salah satu panel kaca jembatan yang kerap menjadi spot foto favorit wisatawan tersebut.
Berdasarkan foto dari website Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, kerusakan terlihat sangat jelas pada salah satu panel kaca utama.
Berbeda dengan panel di sekelilingnya yang masih jernih dan transparan, panel bagian tengah tersebut kondisinya retak menjalar di seluruh bagian permukaan hingga nyaris hancur.
Untuk mengantisipasi bahaya dan mencegah pengunjung melintas, area di sekitar kaca yang rusak telah dibatasi secara ketat menggunakan deretan pembatas jalan (road barrier) plastik berwarna oranye terang, serta dipasangi papan peringatan berwarna kuning.
Menanggapi laporan mengenai kondisi membahayakan tersebut, Pemkot Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan area.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu, menuturkan bahwa pihaknya segera melakukan perbaikan demi memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung.
"Kami langsung melakukan penanganan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya keretakan di salah satu bagian kaca yang menjadi ikon wisata tersebut. Saat ini sudah diamankan dan akan segera diperbaiki dalam waktu dekat," ujar Iwan, Kamis 11 Juni 2026).
Saat ini, Pemkot Tangerang telah menerjunkan tim khusus untuk melakukan pemantauan, pemeriksaan mendalam, serta perencanaan perbaikan Jembatan Kaca Berendeng agar strukturnya kembali kokoh dan aman.
"Kami sedang melakukan pengkajian teknis, selanjutnya akan segera diperbaiki secepat mungkin sehingga ikon wisata ini bisa dinikmati lagi oleh semua pengunjung, baik dari dalam maupun luar Kota Tangerang," tambah Iwan.
Demi keselamatan bersama dan agar proses perbaikan dapat berjalan optimal sesuai target, Pemkot Tangerang mengimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan untuk sementara waktu tidak mendekati area jembatan.
Sekedar informasi, Jembatan Berendeng Tangerang dibangun dengan dana mencapai sekitar Rp33 miliar. Proyek yang diresmikan pada 4 Februari 2018 ini bertujuan sebagai jembatan penghubung dan destinasi wisata di atas Sungai Cisadane.
Panjang total jembatan mencapai lebih dari 100 meter. Namun bagian panel kacanya berukuran sekitar 7 meter x 2,5 meter.
Kaca yang digunakan pun berlapis tebal sehingga kuat menahan hingga 60 orang sekaligus, dengan batas beban maksimal sekitar 80 kg per orang.