TANGERANGNEWS.com-Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelajar asal Kota Tangerang di kancah nasional. Dua siswa SMK Budi Luhur kelas XI jurusan Broadcast TV, Hilal Anargya Prasetyo (Argy) dan Raziel Tuenku Akbar (Raziel), berhasil terpilih sebagai peserta dalam ajang bergengsi Jakarta Youth Film Lab 2026.
Kedua sineas muda asal Tangerang ini sukses menembus ketatnya proses seleksi yang dimulai sejak bulan Mei lalu. Dari puluhan pendaftar, disaring menjadi 40 calon peserta melalui sesi wawancara mendalam.
Argy dan Raziel akhirnya terpilih masuk ke dalam jajaran 20 peserta final yang berhak mengikuti program pelatihan pembuatan film budaya gratis ini dari bulan Juni hingga Agustus 2026.
Joko Waluyo, Kepala Sekolah SMK Budi Luhur menyampaikan rasa bangga dan dukungan penuhnya atas pencapaian luar biasa kedua anak didiknya tersebut.
"Selamat kepada kreator SMK Budi Luhur yang lolos seleksi Jakarta Youth Film Lab 2026. Ini adalah panggung kalian. Bawalah nama SMK Budi Luhur ke panggung perfilman Indonesia, tunjukkan bahwa siswa SMK mampu bersaing dan menciptakan karya yang membanggakan," ujarnya, Jumat 12 Juni 2026.
Joko menambahkan pihak sekolah, guru, serta staf akan terus menyokong perjalanan kreatif ini. Ia menekankan pentingnya bagi sekolah untuk mendorong siswa keluar dari zona nyaman dan langsung belajar dari ekosistem dunia nyata serta bersinergi dengan sesama pelajar di komunitas film.
Bagi kedua siswa, kesempatan emas ini menjadi batu loncatan yang sangat berharga. Hilal Anargya Prasetyo atau yang akrab disapa Argy mengaku sangat bersyukur bisa bertukar ilmu dan memperluas jaringan dengan calon sineas berbakat lainnya.
"Bangga, senang, dan bersyukur bisa menjadi bagian Jakarta Youth Film Lab 2026. Semoga dapat menambah ilmu, pengalaman, kenal dengan calon sineas-sineas lainnya dan bermanfaat bagi saya kedepannya,” kata Argy.
Senada dengan rekannya, Raziel Tuenku Akbar melihat program pelatihan intensif ini sebagai modal kuat untuk memperkaya portofolio pribadinya, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan maupun saat terjun ke industri kerja broadcast yang sesungguhnya.
“Kesempatan tidak datang dua kali, maka harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh, profesional, fokus, dan semangat,” tegas Raziel.