Senin, 15 Juni 2026

Serapan APBD Kota Tangerang Baru 30 Persen, Wali Kota Lakukan Evaluasi 

Wali Kota Tangerang Sachrudin.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun 2026 hingga Juni tercatat baru mencapai sekitar 30 persen dari total anggaran sebesar Rp5,5 triliun. 

Meski sudah memasuki pertengahan tahun berjalan, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebut capaian tersebut masih berada dalam koridor yang ideal. 

Menurut Sachrudin, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, serapan anggaran tahun ini justru menunjukkan peningkatan.

Wali Kota terus melakukan evaluasi rutin untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai target.

"Kalau kita bandingkan dengan tahun kemarin pada bulan yang sama, sudah ada peningkatan. Penyerapan anggaran masih dalam tahap ideal sesuai dengan perencanaan yang kita susun," ujar Sachrudin usai rapat evaluasi kewilayahan, Senin 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan, berbagai hambatan yang muncul dalam pelaksanaan program terus dikomunikasikan agar tidak menghambat proses pembangunan di lapangan.

"Setiap hambatan kita komunikasikan. Mudah-mudahan tidak ada kendala berarti sehingga seluruh program dan kegiatan bisa berjalan lancar sesuai target," katanya.

Sachrudin mengungkapkan, evaluasi serapan anggaran dan pelaksanaan program dilakukan setiap bulan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan sekaligus memastikan berbagai persoalan yang dikeluhkan masyarakat dapat segera ditangani.

"Kita evaluasi setiap bulan untuk melihat kinerja program kegiatan, agar ada percepatan-percepatan. Yang paling penting bagaimana masalah dan keluhan masyarakat bisa teratasi dengan baik," tegasnya.

Dalam evaluasi tersebut, Pemkot Tangerang memprioritaskan sejumlah persoalan yang paling banyak dirasakan masyarakat, mulai dari kemacetan, banjir, pengelolaan sampah, masalah sosial, hingga kebutuhan infrastruktur dan layanan kesehatan.

"Kita bahas keluhan masyarakat dan itu harus dijawab. Yang kita hadapi sekarang adalah persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat, seperti macet, banjir, sampah, infrastruktur hingga kesehatan. Semua itu sedang kita kerjakan bersama," ujarnya.

Sebagai contoh, Pemkot Tangerang saat ini tengah mendorong percepatan peningkatan sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, di antaranya Jalan Mohammad Toha serta Jalan Iskandar Muda di Kecamatan Neglasari yang kerap menjadi sorotan publik.

"Jalan Mohammad Toha dan Jalan Iskandar Muda yang sering viral itu termasuk yang akan kita lakukan peningkatan. Masyarakat kami minta bersabar karena semuanya harus melalui proses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa lebih cepat direalisasikan," kata Sachrudin.

Selain itu, ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat proses tender dan lelang terhadap kegiatan yang belum berjalan agar realisasi anggaran dapat meningkat signifikan pada semester kedua tahun ini.

"Tadi kita dorong yang belum tender segera lakukan tender, lakukan lelang, sehingga program-program pembangunan bisa segera berjalan," ungkapnya.

Di sektor lingkungan, Sachrudin menegaskan tidak boleh ada lagi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di wilayah Kota Tangerang. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.

"Sampah tidak bisa diselesaikan hanya di TPA. Harus dari hulu sampai hilir. Mulai dari rumah tangga melakukan pemilahan sampah, memanfaatkan bank sampah, hingga yang masuk ke TPA sebisa mungkin hanya residu," pungkasnya.

Tags APBD Kota Tangerang Kota Tangerang Sachrudin Wali Kota Tangerang