Rabu, 8 Juli 2026

Polres Tangsel Ringkus 15 Maling Motor, Satu Ditembak Gegara Melawan

Residivis pelaku curanmor ditembak aparat Polres Tangsel karena melawan saat hendak ditangkap.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Polsek jajaran bergerak cepat menindak kejahatan jalanan dalam Operasi Berantas Jaya 2026.

Hasilnya, sebanyak 15 orang tersangka sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diringkus dari berbagai wilayah.

Pengungkapan besar-besaran yang menjaring belasan pelaku ini berasal dari 12 laporan polisi yang masuk ke jajaran Polres Tangsel.

 

Satu Residivis Ditembak

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan menjelaskan bahwa dari total 15 pelaku yang ditangkap, salah satunya merupakan penjahat kambuhan atau residivis.

Pelaku tersebut terpaksa diberikan tindakan tegas karena membahayakan keselamatan petugas saat akan diamankan.

“Dari 15 tersangka yang diamankan, satu orang merupakan residivis yang ditangkap pada Senin 6 Juli 2026, pagi. Saat proses penangkapan, pelaku berusaha melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar Wira.

Belasan pelaku tersebut ditangkap oleh tim gabungan yang tersebar di beberapa wilayah hukum Polsek jajaran. Di antaranya Polsek Ciputat Timur 3 kasus, Polsek Curug 3 kasus, Polsek Serpong 2 kasus, Polsek Legok 2 kasus, Polsek Pagedangan 1 kasus, Polsek Cisauk 1 kasus.

 

Sita Airsoft Gun hingga Amunisi

Selain berhasil menjebloskan 15 pelaku ke dalam sel tahanan, polisi juga menyita berbagai senjata dan alat yang digunakan para komplotan ini untuk melancarkan aksinya, antara lain 1 pucuk senjata airsoft gun dan 1 bilah pisau, 10 butir amunisi kaliber 9 mm, 7 buah anak kunci letter T.

Ada juga kendaraan hasi curian berupa 15 unit sepeda motor dan 1 unit mobil boks.

Satreskrim Polres Tangsel juga langsung menyerahkan dua unit sepeda motor hasil curian kepada pemilik aslinya.

Salah satu korban, Ansori, mengekspresikan rasa puasnya setelah motornya yang hilang pada Jumat 3 Juli 2026, di Serpong Utara berhasil kembali.

"Saya  mengucapkan terima kasih kepada petugas yang telah bergerak cepat menangkap pelakunya. Untuk proses pengurusan kendaraan juga tidak dipungut biaya alias gratis, sehingga sangat membantu," ungkap Ansori.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, AKP Wira mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda serta memasang perangkat pelacak (GPS) pada kendaraan mereka.

Pihaknya menegaskan bahwa operasi ini merupakan komitmen penuh Polres Tangsel dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Tags