TANGERANGNEWS.com – Agenda budaya tahunan terbesar di Kota Tangerang, Festival Cisadane 2026 akan digelar mulai 22 hingga 26 Juli 2026 dengan mengangkat tema “Flowing Heritage, Growing Courage”.
Festival yang dipusatkan di kawasan Jembatan Kaca Berendeng, bantaran Sungai Cisadane, itu diharapkan menjadi ruang untuk mempertemukan warisan budaya dengan semangat baru masyarakat dalam menghadapi perkembangan zaman.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengatakan, tema yang diusung tahun ini menggambarkan nilai sejarah yang terus hidup sekaligus keberanian masyarakat untuk terus berkembang.
"Aliran sungai ini melambangkan warisan luhur sekaligus simbol keberanian masyarakat Kota Tangerang yang terus tumbuh untuk berinovasi, berkolaborasi dan bergerak maju bersama," ujar Boyke.p
Menurutnya, Festival Cisadane 2026 tidak hanya disiapkan sebagai ajang hiburan, melainkan juga sebagai sarana memperkuat identitas Kota Tangerang dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Berbagai unsur budaya, seni, hingga aktivitas ekonomi kreatif akan dilibatkan dalam pelaksanaan festival.
Pemerintah Kota Tangerang juga menyiapkan ratusan stan UMKM sebagai bagian dari upaya memperluas promosi produk lokal.
"Kami mengintegrasikan festival ini dengan penguatan ekonomi lokal melalui fasilitasi ratusan stan UMKM. Jadi, selain menjadi magnet pariwisata, Festival Cisadane harus membawa dampak kesejahteraan langsung yang dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.
Lebih jauh, festival yang telah menjadi agenda rutin tersebut juga dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi berbagai kalangan, mulai dari komunitas seni, pegiat budaya, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.
Selain menghadirkan berbagai pertunjukan budaya dan hiburan, Festival Cisadane 2026 diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Kota Tangerang.