Selasa, 21 Juli 2026

Sebelum Semegah Sekarang, Lokasi Berdirinya Masjid Raya Al-A’zhom Dulunya Bekas Kandang Kerbau

Pembangunan infrastruktur Masjid Al-A'zhom Kota Tangerang, pada masa kepemimpinan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin.(@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Kemegahan Masjid Raya Al-A’zhom yang menjadi salah satu ikon Kota Tangerang ternyata menyimpan sejarah panjang yang tak banyak diketahui masyarakat. 

Jauh sebelum kawasan tersebut berkembang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas warga, wilayah di sekitarnya disebut masih berupa kebun singkong hingga kandang kerbau.

Kisah tersebut terdokumentasi dalam buku Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang karya Burhanudin.

Dari buku itu, diketahui terdapat perubahan besar yang terjadi di sejumlah kawasan Tangerang, termasuk Sukaasih, Sukasari, Sukabakti, dan Sukarasa.

Mengutip penuturan tokoh sepuh KH Edi Djunaedi, nama-nama wilayah tersebut baru mulai dikenal pada masa kepemimpinan Bupati Tangerang Amin Abdullah sekitar 1952 hingga 1955. 

Sebelum periode itu, kawasan Sukaasih belum tercatat sebagai bagian dari wilayah administratif yang dikenal masyarakat.

"Di zaman kolonial Belanda, letak Sukaasih berada di luar kota. Dulu Sukaasih, Sukarasa, kavling dulunya kebon singkong, kepunyaan LP (Lembaga Pemasyarakatan), yang sekarang Masjid Raya Al-A’zhom dahulunya adalah kandang kerbau, ratusan kerbau," ungkapnya.

Kawasan yang dulunya berada di pinggiran kota tersebut kini berubah total. Di atas lahan seluas 2,25 hektare, berdiri Masjid Raya Al-A’zhom yang mampu menampung hingga 15 ribu jemaah dan menjadi salah satu simbol perkembangan Kota Tangerang.

Pembangunan masjid dimulai pada Juli 1997 melalui peletakan batu pertama dan baru rampung enam tahun kemudian. Masjid tersebut resmi dibuka untuk umum pada Februari 2003.

Selain memiliki bangunan utama seluas 5.775 meter persegi, Masjid Raya Al-A’zhom juga dilengkapi empat menara di setiap sudut, ruang pengkajian, perpustakaan, kantor pengelola, area wudu, hingga lahan parkir seluas sekitar 14 ribu meter persegi.

Tags Masjid Al-Azhom Masjid Tangerang sejarah Sejarah Tangerang