TANGERANGNEWS.com-Sebuah truk tronton bermuatan ratusan paket ekspedisi terbakar di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bertindak cepat dengan mengerahkan puluhan personel untuk memadamkan korban api dan meminimalkan jatuhnya korban.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Periuk Kamaludin Azizi mengatakan, pihaknya menerima laporan insiden tersebut melalui layanan darurat Call Center 112 pada pukul 03.20 WIB.
"Membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk proses pemadaman, dengan menerjunkan sembilan personel dan empat unit mobil damkar dari UPT Periuk dan Mako. Penanganan selesai pada pukul 05.36 WIB," ujar Kamaludin.
Setianya di lokasi, petugas mendapati kobaran api sudah membesar pada bagian belakang truk.
Petugas damkar harus bekerja ekstra keras memadamkan api dan mengurai tumpukan muatan truk yang berisi ratusan paket kiriman dalam berbagai bentuk dan ukuran, untuk memastikan titik api benar-benar padam.
Kamaludin menambahkan timnya di lapangan sempat menghadapi sejumlah kendala saat berupaya memadamkan kobaran api.
"Proses pemadaman sempat terkendala karena material mudah terbakar yang mendominasi bagian belakang truk tronton, yakni berbahan kardus, plastik dan karet. Ditambah lagi, sumber air cukup jauh dari lokasi kebakaran," paparnya.
Terkait pemicu awal munculnya api, Kamaludin menuturkan penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak Kepolisian.
Berdasarkan kronologi awal, api pertama kali terlihat menyala dari bagian belakang truk dan merembet dengan sangat cepat hingga menghanguskan seluruh bagian kendaraan, termasuk ruang kemudi.
"Penyebab kebakaran belum diketahui, kami sampai di lokasi api sudah membesar pada bagian belakang truk yang berisi paket ekspedisi," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menjelaskan truk ekspedisi yang melaju dari arah Kota Tangerang menuju pintu tol Bitung itu, diketahui baru saja mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jatake.
Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nahas ini. Sopir truk ekspedisi tersebut dilaporkan berhasil menyadari adanya kobaran api dan segera keluar dari ruang kemudi untuk menyelamatkan diri.
"Untuk jumlah kerugian, kami berkoordinasi dengan pihak sopir, tapi mereka kurang faham jadi sementara kita belum estimasi," tutupnya