Senin, 12 Oktober 2026

3 Siswa SMK Yadika Ciledug Kejar 2 Pelajar SMP Pakai Sajam hingga Tewas Tabrak Trotoar

Potongan video detik-detik tiga pelajar SMK bawa sajam menyebabkan dua siswa SMP tewas menabak trotoar di Alam Sutera, Serpong, Kota Tangerang Selatan.(TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa naas menimpa dua orang pelajar yang tewas usai mengalami kecelakaan di Jalan Sutera Utama, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat 9 Oktober 2026, sore.

Kecelakaan tersebut terjadi diduga lantaran korban panik dan berupaya melarikan diri dari kejaran sekelompok pelajar lain yang membawa senjata tajam (sajam).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan SPBU Pertamina Alam Sutera. Saat itu, rombongan korban yang baru saja selesai menjadi suporter pertandingan futsal melintas menggunakan sepeda motor.

Di saat bersamaan, muncul kelompok pelajar lain dari arah Graha Raya yang diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Ciledug dengan membawa senjata tajam.

Melihat situasi terancam, kelompok korban berupaya menyelamatkan diri menuju kawasan Sport Center Alam Sutera.

Namun, kejaran berlanjut hingga ke Jalan Sutera Utama, tepatnya di seberang pintu masuk Sekolah Laurensia. Korban yang berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna merah kehilangan kendali, lalu menabrak pembatas trotoar dan membentur tiang listrik di pinggir jalan.

Akibat benturan keras tersebut, kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu pelajar lainnya berhasil melarikan diri dan mengamankan diri ke pos keamanan Alam Sutera.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo membenarkan adanya insiden kecelakaan yang memakan korban jiwa tersebut.

Petugas dari Polres Tangsel bersama Tim Identifikasi (Inafis) langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis RSUD Kabupaten Tangerang, tidak ditemukan adanya luka akibat sabetan senjata tajam maupun luka tusuk pada tubuh korban.

"Luka yang ditemukan berupa memar dan lecet di sejumlah bagian tubuh, termasuk dahi dan wajah, yang dipastikan akibat benturan benda keras saat kecelakaan," katanya, Senin 12 Oktober 2026.

 

3 Pelajar Bawa Sajam Diamankan

Menindaklanjuti insiden tersebut, Unit Reskrim Polsek Serpong bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga orang pelajar SMK Yadika 4 Ciledug yang diduga membawa senjata tajam saat kejadian.

"Satu pelaku diamankan di sekitar lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya diciduk di kediaman masing-masing, tegas Kapolres.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah celurit besar berwarna merah, satu bilah arit, satu bilah golok, serta satu unit sepeda motor.

Saat ini, kasus dugaan kepemilikan senjata tajam ditangani oleh Polsek Serpong dengan tetap mematuhi prosedur perlindungan identitas anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

"Sementara itu, penanganan kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua pelajar tersebut ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tangerang Selatan," tutup Kapolres.

Pihak kepolisian masih terus mendalami keterkaitan antara aksi pengejaran oleh kelompok bersenjata tajam tersebut dengan kecelakaan maut yang dialami korban.

Atas kejadian ini, Polres Tangsel mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan agar melapor melalui Call Center Kepolisian 110.

"Kami juga meminta para orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat untuk memperketat pengawasan serta pembinaan terhadap aktivitas remaja guna mencegah terulangnya aksi kekerasan jalanan," tutup Kapolres.

Tags