TANGERANGNEWS.com- Memasuki bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten mengimbau masyarakat untuk membayar tagihan listrik di awal bulan.
Hal ini dinilai sebagai bagian dari kebiasaan baik dalam mengatur keuangan keluarga sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Ramadan identik dengan perencanaan yang lebih tertata, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga persiapan ibadah.
Oleh karena itu, membayar listrik lebih awal dapat membantu masyarakat menjalani bulan puasa dengan lebih tenang tanpa dibayangi kewajiban yang tertunda.
General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin mengatakan, pembayaran listrik tepat waktu merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap keberlanjutan layanan kelistrikan.
“Selain membantu keluarga lebih tenang menjalani ibadah, hal ini juga mendukung keberlangsungan pelayanan kelistrikan yang andal di Banten,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerimaan dari sektor kelistrikan memiliki kaitan langsung dengan aktivitas ekonomi daerah.
Kepatuhan pelanggan dalam membayar tagihan berpengaruh terhadap stabilitas sistem dan perencanaan operasional.
“Kebiasaan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata masyarakat terhadap pembangunan melalui Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang menopang penerangan jalan dan berbagai fasilitas publik,” jelasnya.
Terkait pembayaran, lanjut Joharifin, juga semakin dipermudahkan melalui aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan transaksi dilakukan kapan saja dan di mana saja.
“Melalui PLN Mobile, pelanggan bisa membayar tagihan kapan saja dan di mana saja secara praktis. Kami mengajak masyarakat Banten untuk memanfaatkan kemudahan ini dan menjadikan bayar listrik di awal bulan sebagai kebiasaan baik selama Ramadan dan seterusnya,” tutupnya.