Kamis, 2 April 2026

Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Ilustrasi pengguna EV sedang menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk mengisi daya di salah satu SPKLU.(@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. 

Selama periode 12 hingga 31 Maret 2026, frekuensi pengisian daya kendaraan listrik tercatat meningkat 4,14 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara rinci, jumlah transaksi pengisian daya pada periode tersebut mencapai 303.234 transaksi. Angka itu naik tajam dari 73.161 transaksi pada periode yang sama pada 2025.

Tak hanya frekuensi penggunaan, konsumsi listrik kendaraan listrik juga melonjak lebih dari empat kali lipat. 

PLN mencatat konsumsi listrik selama periode RAFI 2026 mencapai 7,16 juta kilowatt hour (kWh), meningkat dari 1,75 juta kWh pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menjadi bagian dari capaian Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bertugas menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, sekaligus memastikan pasokan energi tetap andal selama masa siaga.

Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhiawan Wibisono, mengatakan Posko Nasional RAFI 2026 yang berlangsung sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026 berperan penting dalam mendukung mobilitas jutaan masyarakat selama Lebaran.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim Posko beserta seluruh jajaran sektor energi terkait di sektor ESDM dalam melaksanakan Posko Nasional sektor ESDM ini. Posko bukan hanya sekadar pusat pengendalian tetapi juga wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat selama Hari Raya Idulfitri,” ujar Yudhiawan dalam agenda Penutupan dan Konferensi Pers Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 1447 H, di Gedung Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Jakarta, 31 Maret 2026.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menilai, lonjakan penggunaan SPKLU menjadi gambaran meningkatnya adopsi kendaraan listrik di tengah masyarakat, terutama saat momen mudik Lebaran.

“Lonjakan penggunaan SPKLU selama RAFI menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Hal ini tidak lepas dari kesiapan infrastruktur dan layanan yang kami hadirkan secara optimal selama periode mudik,” ujar Darmawan dalam keterangannya, Kamis, 2 April 2026.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia. Jarak rata-rata antar SPKLU disebut sekitar 22 kilometer.

Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 titik. Jumlah ini meningkat sekitar 70 persen dibandingkan periode Idulfitri tahun sebelumnya.

Selain infrastruktur utama, PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di sejumlah titik strategis, terutama di area exit tol, untuk mengantisipasi kebutuhan darurat. Layanan ini didukung oleh ribuan personel siaga selama masa mudik dan arus balik.

PLN juga melakukan peningkatan layanan melalui modernisasi teknologi pengisian daya. Sejumlah SPKLU dengan tingkat penggunaan tinggi ditingkatkan dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging agar waktu pengisian lebih singkat.

Dari sisi layanan digital, PLN memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile. Fitur ini memudahkan pengguna mengakses layanan SPKLU secara terintegrasi.

Selain itu, tersedia pula fitur Trip Planner yang membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan informasi lokasi SPKLU serta ketersediaan konektor. 

PLN juga menghadirkan fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean pengisian secara real time.

Kemudahan lain juga disediakan melalui sistem pembayaran elektronik EV-TAP yang telah tersedia di sejumlah SPKLU di jalur mudik Trans Jawa. 

Sistem ini ditujukan untuk mempercepat proses transaksi pengisian daya agar lebih praktis dan efisien.

“Kami akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan kendaraan listrik agar masyarakat semakin nyaman beralih ke energi bersih,” tutup Darmawan.

Tags Kelistrikan Nasional Kendaraan Listrik Mudik Lebaran 2026 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Tangerang