Kamis, 16 April 2026

Lengkapi Sekolah Rakyat dengan Perpustakaan Modern, Mensos Minta Dibuka 24 Jam

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat membuka Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Rakyat di Novotel BSD Tangerang, Rabu 15 April 2026.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan literasi di kalangan siswa melalui penyediaan perpustakaan modern di setiap Sekolah Rakyat.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan angka putus sekolah dan memotivasi siswa agar lebih gemar membaca.

"Perpustakaan ini adalah ujung tombak bagi Sekolah Rakyat. Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kita ingin setiap Sekolah Rakyat memiliki perpustakaan modern yang dikelola dengan baik dan dilengkapi buku-buku terverifikasi," ujar usai membuka Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Rakyat di Novotel BSD, Tangerang, Rabu 15 April 2026.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini menjelaskan perpustakaan di Sekolah Rakyat dirancang untuk tampil lebih kekinian, antara lain buku-buku yang disediakan akan disesuaikan dengan tingkat pendidikan (SD, SMP, SMA).

"Dan tentu juga agar dilengkapi dengan perpustakaan digital," tambah Gus Ipul.

Dalam mewujudkan visi tersebut, Kemensos menggandeng Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Kolaborasi ini, fokus pada penyediaan koleksi buku yang berkualitas dan relevan bagi siswa, serta pelatihan bagi pengelola perpustakaan Sekolah Rakyat.

"Para pengelola perpustakaan, mereka ini adalah ujung tombak bagi Sekolah Rakyat dalam menghadirkan suatu perpustakaan yang benar-benar bisa memotivasi siswa, meningkatkan literasi, dan minat baca," ujarnya.

Jika fasilitas perpustakaan sudah tersedia, Gus Ipul meminta agar dapat beroperasi selama 24 jam dan tidak hanya dapat diakses siswa Sekolah Rakyat, tapi juga masyarakat umum.

"Jangan cuma buka jam 8 pagi tutup jam 5 sore. Kalau bisa 24 jam, seperti di luar negeri, agar memancing orang untuk datang ke perpustakaan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional E Aminudin Azis mengatakan sejak tahun 2025, pemerintah telah mendistribusikan buku secara masif ke 234 Sekolah Rakyat.

Setiap sekolah tingkat SD dan SMP menerima 1.500 buku, sementara tingkat SMA menerima 1.000 buku.

Untuk tahun ajaran baru nanti, sekolah yang sudah berdiri sejak 2025 akan ditambahkan koleksinya antara 10 sampai 20 persen buku baru.

"Untuk buku yang digemari para siswa Sekolah Rakyat, berdasarkan observasi langsung ke berbagai daerah, mereka sangat meminati tema-tema inspiratif seperti tokoh-tokoh dan superhero, petualangan hingga antariksa," katanya.

Tags