Sabtu, 12 September 2026

PLN Resmikan SPKLU Signature Andara di Depok, Isi Daya 40 Persen ke 100 Persen Cuma 20 Menit

Salah satu pengguna EV melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU Signature Andar, Cinere, Depok. .(@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com— PT PLN (Persero) meresmikan SPKLU Signature Andara untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik di kawasan Cinere, Depok, Selasa 8 September 2026.

SPKLU tersebut menjadi titik pengisian kendaraan listrik ke-5.081 yang dioperasikan PLN secara nasional sekaligus SPKLU Signature keempat milik perusahaan. 

Fasilitas ini dihadirkan untuk melengkapi jaringan pengisian daya kendaraan listrik yang terus dikembangkan PLN.

Wakil Direktur Utama PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan, pengembangan infrastruktur pengisian daya dilakukan seiring dengan pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. 

Menurutnya, PLN tidak hanya menambah jumlah titik SPKLU, tetapi juga menghadirkan pilihan layanan berdasarkan kebutuhan pengguna.

“Ini bukan sekadar peresmian. Pesan yang ingin kami sampaikan adalah PLN siap mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik. Kami terus memperkuat infrastruktur dan layanan agar masyarakat semakin nyaman menggunakan kendaraan listrik,” ujar Didi.

Berbeda dari SPKLU reguler yang ditempatkan di sejumlah lokasi strategis untuk melayani pengguna umum, termasuk taksi dan armada mobil rental di kawasan dengan kebutuhan pengisian tinggi, SPKLU Signature dirancang dengan standar layanan yang lebih lengkap.

SPKLU Signature Andara menempati lahan seluas 1.100 meter persegi. Fasilitas tersebut memiliki enam mesin Ultra Fast Charging dengan total 12 nozzle yang masing-masing berkapasitas 120 kilowatt (kW).

Pengguna juga dapat memanfaatkan sejumlah fasilitas pendukung, seperti charging assistant, Wi-Fi gratis, premium lounge, CCTV, penanda area parkir, hingga fasilitas pengisian angin.

Dalam pengoperasiannya, PLN bekerja sama dengan PT Niscala Energi Indonesia sebagai mitra operator layanan SPKLU.

Didi menyebut pengembangan jaringan pengisian kendaraan listrik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. 

PLN pun membuka peluang kolaborasi untuk memperluas infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak bisa dilakukan PLN sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan infrastruktur dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Didi.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Nurlely Aman menambahkan, keberadaan SPKLU Signature tidak hanya ditujukan untuk menyediakan fasilitas pengisian daya. Aspek kenyamanan pengguna juga menjadi bagian dari pengembangan layanan tersebut.

“Jadi, pembangunan SPKLU tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur pengisian daya, tetapi juga bagaimana menghadirkan kenyamanan dan pengalaman yang baik bagi pengguna kendaraan listrik,” ujar Nurlely.

Hingga saat ini, PLN telah mengoperasikan 5.081 mesin SPKLU yang tersebar di 3.180 lokasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan SPKLU Signature.

Kehadiran fasilitas di Andara juga mendapat respons dari pengguna kendaraan listrik.

Hari, pengguna asal Bogor, menilai kelengkapan fasilitas menjadi salah satu hal yang penting ketika memilih tempat pengisian daya.

“Harapannya setiap SPKLU seperti SPKLU Signature Andara ini memiliki fasilitas yang lengkap, khususnya toilet, karena fasilitas ini sangat penting bagi saya,” ujar Hari.

Ia juga mengapresiasi teknologi Ultra Fast Charging yang dinilai membantu pengguna menghemat waktu perjalanan.

“Kalau menggunakan Ultra Fast Charging lebih diuntungkan karena lebih hemat waktu. Pengisian daya dari 40 persen hingga 100 persen cukup sekitar 20 menit. Nozzle-nya juga lebih modern,” imbuhnya.

Pengguna lainnya, Suratno, turut menilai fasilitas di SPKLU Signature Andara memberikan kenyamanan. 

Kondisi tempat yang bersih serta antrean pengisian yang tidak terlalu banyak menjadi hal yang menurutnya mendukung pengalaman pengguna.

“Di sini bersih dan nyaman untuk digunakan. Antreannya juga tidak begitu banyak, jadi proses pengisian daya bisa lebih cepat,” ujar Suratno.

Tags Kendaraan Listrik Mobil Listrik PLN Banten PT PLN Persero