TANGERANGNEWS.com-Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.
Pencoretan dilakukan usai pemutakhiran data penerima MBG guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan mayoritas satuan pendidikan yang dicoret dari daftar tersebut terdiri atas sekolah swasta yang dianggap mampu secara finansial sehingga tidak bergantung pada Bantuan Operasional Sekolah (BOS), termasuk juga sekolah bertaraf internasional.
"Mayoritas dari 1.653 yang kami exclude atau kami keluarkan dari daftar penerima manfaat tadi adalah sekolah-sekolah bertaraf internasional, sekolah yang bekerja sama dengan institusi nasional maupun internasional, serta sekolah yang dinilai telah memiliki kemampuan finansial mandiri," ujarnya dikutip Sabtu 12 September 2026.
Proses pemutakhiran sasaran ini dilakukan BGN melalui sinergi lintas instansi, yakni bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama, untuk menghimpun data satuan pendidikan yang komprehensif.
Berdasarkan data tersebut, terdapat lebih dari 580.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia yang mencakup sekolah negeri, madrasah, pondok pesantren, hingga satuan pendidikan keagamaan lainnya.
Dari jumlah total tersebut, lebih dari 340.000 satuan pendidikan telah mendapatkan layanan MBG, sementara sekitar 240.000 sekolah lainnya masih berada dalam antrean perluasan layanan.
BGN juga membuka ruang bagi satuan pendidikan yang belum tersentuh program untuk mengajukan permohonan. Setiap pengajuan akan melalui prosedur verifikasi ketat sebelum diproses secara bertahap.
"Kami menerima banyak sekali surat permohonan dari sekolah-sekolah yang belum mendapatkan MBG sampai saat ini dan itu akan kami investigasi untuk kemudian kami layani program MBG secara bertahap sesuai dengan tahapan-tahapan yang kami punyai," kata pria yang disapa Mas Dar ini.
Melalui pemutakhiran data yang terukur ini, BGN berharap penyaluran Program Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan dengan memperhatikan skala prioritas serta kondisi riil di setiap wilayah.