Jumat, 2 Oktober 2026

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler di usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air.(TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

Perusahaan berkomitmen menghadirkan solusi hunian yang makin relevan bagi seluruh segmen masyarakat serta berkontribusi nyata dalam menekan angka backlog perumahan di Indonesia. 

Sejak memulai perjalanannya pada tahun 1987 melalui pembangunan Lippo City dan Lippo Village, LippoLand telah tumbuh menjangkau berbagai lapisan konsumen.

Keberhasilan tersebut dibuktikan dengan capaian pra-penjualan tahun 2025 yang menembus Rp5,32 triliun dari total penjualan 6.047 unit rumah. 

CEO LippoLand David Iman Santosa menyampaikan pengalaman hampir empat dekade membawa tanggung jawab besar bagi perusahaan untuk terus memahami aspirasi dan persoalan perumahan nasional. 

"Selama 39 tahun, LippoLand tumbuh bersama Indonesia. Karena itu, kami tidak hanya ingin melihat bagaimana industri properti berkembang, tetapi juga bagaimana kami dapat tetap relevan dan memberikan kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam persoalan perumahan," ujarnnya, Jumat 2 Oktober 2026.

 

Atasi Backlog dengan Hunian Terjangkau

Dengan angka backlog kepemilikan rumah nasional yang masih berada di kisaran 9 juta keluarga, LippoLand berupaya memfasilitasi kebutuhan hunian dasar yang terjangkau.

Salah satunya melalui pengembangan hunian dengan harga mulai sekitar Rp100 juta dan skema cicilan sekitar Rp600 ribu per bulan. LippoLand telah berhasil menjual sekitar 5.000 unit dalam segmen hunian tersebut. 

Selain penyediaan rumah murah, bentuk kontribusi LippoLand terhadap kepentingan publik juga diwujudkan melalui penghibahan lahan seluas kurang lebih 30 hektare di kawasan Lippo Cikarang kepada negara. 

Menurut David, penyediaan perumahan nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat antarpengembang, sektor perbankan, hingga pemerintah.

“Angka backlog sekitar 9 juta keluarga menunjukkan bahwa kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat besar. Kami menyadari bahwa LippoLand tidak mungkin menjawab kebutuhan tersebut sendirian," katanya.

Selain itu, keberhasilan perjalanan 39 tahun perusahaan tak lepas dari dukungan mitra kerja serta pembinaan internal human capital yang berintegritas. 

"Yang dapat kami lakukan adalah menggunakan pengalaman selama 39 tahun untuk mencoba menghadirkan dan menjadi inspirasi bagi solusi yang relevan,” terang David.

 

Peluncuran Vertical Villa

Menerjemahkan pengalaman 39 tahun dalam membaca tren pasar, LippoLand merambah potensi pasar hunian menengah di rentang harga Rp1 miliar hingga Rp2 miliar yang kini menjadi sweet spot industri properti.

Sebagai bentuk keberlanjutan inovasi (Kaizen), LippoLand meluncurkan Brentwood Villas, sebuah hunian berkonsep Vertical Villa yang dirancang khusus untuk keluarga multigenerasi. 

CMO LippoLand Jopy Rusli menjelaskan bahwa Brentwood Villas dikembangkan untuk menjawab perubahan gaya hidup dan aspirasi konsumen modern. 

"Rumah saat ini tidak lagi hanya dinilai dari luas atau lokasinya. Konsumen semakin mempertimbangkan bagaimana sebuah rumah mendukung kehidupan sehari-hari. Brentwood Villas kami hadirkan untuk menjawab perubahan tersebut melalui kombinasi desain, functionality, quality, dan enduring value," jelas Jopy. 

Guna mewujudkan standar hunian premium tersebut, LippoLand menggandeng dua perancang internasional, yaitu Alex Bayu dari Genius Loci sebagai home designer dan Stephen Flynn dari Sheils Flynn Asia (London) sebagai landscape designer. 

Inovasi tipe tiga lantai pada Brentwood Villas mengusung zonasi khusus, meliputi:

Heritage Level (Lantai 1): Didesain ramah untuk orang tua/kakek-nenek, dilengkapi Service Quarter. 

Entertainment Level (Lantai 2): Menjadi area kumpul keluarga dengan Great Room terintegrasi (ruang keluarga, area makan, dan dapur) dengan ventilasi silang dan balkon. 

Sanctuary Level (Lantai 3): Area privat kamar tidur utama dan kamar anak yang masing-masing dilengkapi Ensuite Bathroom. 

Rencananya, produk premium Brentwood Villas ini akan diperkenalkan secara bertahap di tujuh lokasi strategis di Indonesia, lengkap dengan pilihan pemandangan alam seperti pegunungan, danau, hingga lapangan golf.

Perluasan ini mempertegas posisi LippoLand sebagai property enabler yang siap melayani seluruh segmen kebutuhan hunian keluarga Indonesia. 

Tags