TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Indomilk Arena, Jumat, 30 Januari 2026 sore, ditentukan oleh gol Gustavo Almeida pada menit ke-33 dan Maxwell Souza pada menit ke-50.
Dalam laga ini, pelatih Persita Carlos Pena tetap mempercayakan susunan pemain yang sama seperti saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan sebelumnya.
Sejak awal pertandingan, Pendekar Cisadane berusaha tampil menekan dan sempat mendapatkan peluang pertama melalui pergerakan Eber Bessa dari sisi kiri. Namun, sundulan Hokky Caraka masih belum mengarah ke gawang.
Peluang lainnya terjadi pada menit ke-25 lewat tandukan Matheus Alves, meski upaya tersebut dianulir karena sudah berada dalam posisi offside.
Persita justru kebobolan menjelang turun minum. Tendangan keras Maxwell Souza sempat ditepis kiper Igor Rodrigues, tetapi bola muntah langsung disambar Gustavo Almeida untuk membawa Persija unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Persija kembali menambah gol. Pada menit ke-49, Maxwell Souza berhasil memanfaatkan umpan Allano dan mengubah skor menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol, Persita mencoba mengejar dengan memasukkan sejumlah pemain pengganti.
Pablo Ganet, Aleksa Andrejic, hingga Ahmad Nur Hardianto diturunkan untuk menambah daya gedor, namun upaya tersebut belum mampu memperkecil ketertinggalan hingga laga berakhir.
Hasil ini menjadi kekalahan kandang kedua Persita musim ini. Hingga pekan ke-19, Pendekar Cisadane masih bertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 32 poin.
Posisi tersebut berpotensi tergeser apabila PSIM Yogyakarta dan Persebaya Surabaya meraih hasil maksimal pada laga berikutnya.
Meski kalah, pelatih Persita Carlos Pena menilai anak asuhnya telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Ia mengakui kualitas pemain Persija menjadi faktor pembeda dalam laga tersebut.
“Satu hal yang saya ingin utarakan adalah saya bangga dengan tim saya. Saya bangga dengan para pemain saya, karena hari ini telah berjuang,” ujar Carlos Pena.
Menurut Pena, ada faktor kesalahan yang berujung pada gol lawan serta kemampuan pemain Persija dalam memanfaatkan ruang, terutama di babak kedua.
“Kami berusaha untuk membuat peluang, dengan semua senjata kami. Kami tidak memiliki peluang yang matang dan dengan serangan balik mereka mampu mencetak gol kedua, jadi selamat untuk Persija,” tambahnya.
Kekalahan ini membuat Persita gagal mendekati zona empat besar dan tetap tertahan di peringkat kelima klasemen.
Pada pertandingan selanjutnya, Persita dijadwalkan bertandang ke Padang untuk menghadapi Semen Padang pada 8 Februari 2026.