TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang kembali menelan hasil buruk usai kalah 0-1 dari Bali United dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026.
Gol semata wayang dicetak Diego Campos melalui eksekusi penalti pada menit ke-61, dalam keputusan yang menuai protes dari kubu tuan rumah.
Pelatih Persita Carlos Pena secara terbuka mempertanyakan keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya.
“Ya, ini hari yang sulit bagi kami karena kami menghadapi pertandingan ini dengan penuh semangat, kami ingin mendapatkan tiga poin hari ini,” ujar Pena usai laga.
Ia menilai timnya tidak pantas kalah, terutama karena Persita tampil lebih menekan dari lawan di babak pertama.
“Tapi saya rasa sepak bola hari ini tidak adil bagi kami. Saya tidak ingat ada peluang yang jelas dari Bali United di babak pertama. Di babak kedua kami memulai lebih baik dari mereka.”
Situasi berbalik usai momen penalti yang berawal dari insiden melibatkan Pablo Ganet.
“Tapi wasit memutuskan bahwa gerakan Pablo Ganet adalah penalti. Dia tidak memeriksa, mereka bahkan tidak memeriksa. Saya pikir setidaknya ada situasi yang perlu diperiksa karena Pablo jatuh berada di tanah dan bola langsung datang kepadanya. Dia melompat dan saya pikir itu adalah bola pantul, tetapi mereka tidak memeriksa,” ungkap Pena.
Setelah tertinggal, Persita mencoba bermain lebih agresif dengan memasukkan pemain-pemain menyerang. Namun, upaya tersebut tidak menghasilkan gol penyeimbang.
Di sisi lain, peluang penalti untuk Persita justru dibatalkan usai pengecekan VAR.
“Penalti kami diperiksa oleh wasit selama tujuh, delapan menit. Dan kami tidak bisa mencetak gol. Jadi ini hari yang menyedihkan bagi kami, bagi semua pemain, bagi semua orang di Persita. Tapi kami tidak akan menyerah. Kami akan berjuang keras hingga pertandingan terakhir,” lanjut Pena.
Sepanjang pertandingan, Persita sebenarnya mampu menciptakan beberapa peluang. Igor Rodrigues juga tampil cukup baik di bawah mistar dengan beberapa penyelamatan penting. Namun efektivitas di lini depan kembali menjadi masalah.
Kekalahan ini membuat posisi Persita turun ke peringkat kesembilan dengan 41 poin, disalip langsung oleh Bali United yang kini mengoleksi 42 poin.
Pada laga selanjutnya, Persita dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga tandang pada 30 April 2026.