Senin, 31 Agustus 2026

Abdul Kadir Karding Terpilih Aklamasi Ketua Umum PB Perbasasi 

Abdul Kadir Karding terpilih sebagai Ketua Umum Perbasasi dalam Munas di Tangerang, Senin 31 Agustus 2026.(@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com - Abdul Kadir Karding resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB Perbasasi 2026. 

Munas yang digelar di Hotel Episode, Kabupaten Tangerang, Senin 31 Agustus 2026, diikuti 21 pengurus provinsi (Pengprov) Perbasasi se-Indonesia.

Dalam proses pemilihan, terdapat dua kandidat yang sebelumnya mencalonkan diri, yakni Abdul Kadir Karding dan Muhammad Ramdan Pomanto.

Namun, Ramdan memutuskan mengundurkan diri dari pencalonan dan memberikan dukungannya kepada Karding. Dengan demikian, Karding ditetapkan sebagai Ketua Umum PB Perbasasi secara aklamasi.

Karding merupakan alumni Universitas Diponegoro (Undip) dan lahir di Danggala pada 25 Maret 1973. Saat ini menjabat sebagai Kepala Balai Karantina Indonesia. 

Usai terpilih, Karding langsung menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi fokus kepemimpinannya. Salah satunya memperluas ekosistem baseball dan softball dengan masuk ke lingkungan pendidikan, klub-klub korporasi hingga pemerintah daerah.

"Kita akan masuk ke dunia pendidikan, club corporate dan pemerintah daerah," ujar Karding.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membuat baseball dan softball semakin dikenal dan digemari masyarakat.

Karding juga menargetkan adanya event baseball dan softball di setiap daerah. Selain meningkatkan popularitas olahraga tersebut, agenda kompetisi di daerah dinilai dapat menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Kita punya target event di setiap daerah," katanya.

Selain memperluas kegiatan, Karding menegaskan konsolidasi organisasi menjadi prioritas awal. Ia ingin seluruh struktur organisasi diperkuat sehingga dapat bekerja secara solid dan mampu mengakomodasi banyak pihak yang memiliki kemampuan untuk bersama-sama memajukan Perbasasi.

"Konsolidasi organisasi secara masif. Solid dulu. Struktur pengurus nantinya bisa mengakomodasi banyak orang yang bisa bekerja sama," ujarnya.

Persoalan pendanaan juga menjadi perhatian Karding. Ia mengakui keterbatasan anggaran selama ini menjadi salah satu tantangan yang dihadapi organisasi.

"Faktor pendanaan selalu jadi masalah. Kita cari jalan bagaimana bisa bergerak," tuturnya.

Karding menargetkan pembinaan dan organisasi Perbasasi mampu membawa atlet Indonesia bersaing di berbagai ajang internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.

Ia menilai jaringan organisasi dan sistem pembinaan harus dibangun menjadi sebuah ekosistem yang saling mendukung.

"Jaringan organisasi dan pembinaan harus jadi ekosistem ke depannya. Itu kita bakal perbaiki bersama. Ekosistem organisasi yang bagus, punya prestasi di tingkat dunia," kata Karding.

Sementara itu, Munas PB Perbasasi 2026 turut dihadiri mantan Ketua Umum PB Perbasasi Andika Monoarpa, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Surono, Wakil Ketua NOC Indonesia Harry Warganegara, serta pengurus Perbasasi provinsi se-Indonesia.

Dalam sambutan pembukaan, Surono berharap Munas dapat menghasilkan keputusan yang semakin memperkuat soliditas organisasi dan menyatukan seluruh pengurus daerah untuk bersama-sama meningkatkan prestasi baseball dan softball Indonesia.

Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang, mulai dari usia dini, junior hingga atlet elite yang dipersiapkan tampil di level regional maupun internasional.

"Pembinaan perlu dibangun dengan sistem berjenjang, atlet dini, junior hingga atlet elite yang disiapkan untuk regional dan internasional," ujar Surono.

Ia menilai sistem pembinaan tersebut harus didukung kompetisi berkualitas. Selain itu, sarana dan prasarana juga menjadi bagian penting dalam pengembangan baseball dan softball.

Karena itu, pemerintah daerah didorong ikut mengambil peran dalam menyediakan serta meningkatkan fasilitas olahraga yang dibutuhkan atlet.

Sementara itu, Wakil Ketua NOC Indonesia Harry Warganegara menekankan pentingnya peningkatan prestasi atlet agar mampu bersaing di kejuaraan yang lebih tinggi.

Ia mengapresiasi perkembangan prestasi baseball dan softball Indonesia. Salah satunya ditunjukkan dengan keberhasilan tim baseball putra Indonesia meraih medali perunggu pada SEA Games di Thailand.

"Prestasi baseball dan softball sudah terus meningkat," kata Harry.

Harry juga berharap Indonesia kembali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan baseball dan softball internasional pada masa mendatang. Menurutnya, menjadi tuan rumah kompetisi internasional dapat memberikan pengalaman bertanding bagi atlet Indonesia.

Selain pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih dan wasit juga dinilai penting untuk mendukung prestasi.

Ke depan, pembinaan baseball dan softball Indonesia diharapkan semakin terarah dengan target jangka panjang menuju Olimpiade 2028 di Los Angeles.

"Ini momentum untuk fokus ke sana. Bangun sistem pembinaan yang kuat agar atlet dapat mencapai panggung dunia. Dibutuhkan kerja keras," ujarnya.

Tags Atlet Kota Tangerang Berita Sport Cabang Olahraga Tangerang Olahraga Tangerang