TANGERANGNEWS.com-Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.
Saat ini, angka Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Tangsel menyentuh 11,86 tahun, mengungguli kabupaten dan kota lain di sekitarnya.
Capaian ini menjadi indikator bahwa warga Tangsel rata-rata hampir menyelesaikan pendidikan setingkat SMA, sebuah angka yang mendekati standar ideal nasional.
Tingginya angka partisipasi ini didorong oleh kebijakan Pemerintah Kota pada sektor pendidikan, salah satunya percepatan revitalisasi bangunan sekolah.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menginstruksikan agar seluruh gedung SD dan SMP Negeri di Tangsel memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi.
"Targetnya bukan cuma estetika atau sekadar gedung baru, tapi fungsionalitas. Fasilitas penunjang harus modern untuk mendukung kreativitas siswa," ujar Kepala Diskominfo Tangsel, Tubagus Asep Nurdin, Kamis 5 Februari 2026.
Sinkronisasi dengan Transformasi Digital
Selain pembenahan fisik, Benyamin Davnie juga mendorong integrasi teknologi dalam dunia pendidikan. Hal ini bertujuan agar ekosistem pendidikan di Tangsel tetap relevan dengan tantangan zaman dan berdaya saing global.
Diskominfo Tangsel berperan aktif dalam memperkuat literasi digital di lingkungan sekolah serta memastikan transparansi informasi layanan pendidikan bagi masyarakat.
“Sesuai arahan Wali Kota, pendidikan dan transformasi digital tidak bisa dipisahkan. Melalui komunikasi publik yang terbuka, kami memastikan warga mendapatkan hak informasi dan layanan pendidikan yang transparan,” pungkasnya.
Dengan perpaduan infrastruktur yang mumpuni dan angka partisipasi yang tinggi, Pemerintah Kota Tangerang Selatan di bawah kepemimpinan Benyamin Davnie optimis dapat menjadi barometer nasional dalam pembangunan sumber daya manusia.