TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan langkah-langkah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui transformasi digital yang masif.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kini memegang peran sentral sebagai jembatan teknologi untuk memastikan program pendidikan dan kesehatan gratis tepat sasaran.
Kepala Diskominfo Kota Tangsel TB Asep Nurdin menegaskan bahwa kemegahan infrastruktur tidak akan berarti tanpa kualitas SDM yang mumpuni.
Oleh karena itu, Diskominfo mengintegrasikan seluruh program unggulan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, mulai dari beasiswa pendidikan tinggi hingga layanan kesehatan 24 jam, ke dalam sebuah ekosistem digital yang transparan.
"Seluruh program unggulan kita telah terintegrasi dalam sistem data tunggal. Ini adalah instruksi Wali Kota untuk meminimalisir birokrasi berbelit dan memastikan setiap rupiah APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," ujarnya, Kamis 5 Maret 2026.
Layanan dalam Genggaman Ponsel
Asep menjelaskan, melalui digitalisasi birokrasi, masyarakat Tangsel kini menikmati apa yang disebut sebagai Demokrasi Akses. Warga tidak perlu lagi menempuh jalur birokrasi yang rumit hanya untuk mendapatkan haknya.
"Cukup melalui perangkat seluler, status kepesertaan jaminan kesehatan atau pendaftaran beasiswa dapat dipantau secara real-time," ungkapnya.
Beberapa poin utama penguatan layanan berbasis teknologi yang dikawal Diskominfo meliputi validasi digital antara Dinkes, Dinsos, dan Diskominfo untuk mencegah duplikasi data penerima bantuan.
Kemudian, memastikan warga cukup menggunakan KTP untuk akses pengobatan gratis karena data kepesertaan sudah terintegrasi.
Selain itu juga, Diskominfo membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Tangsel tanpa kendala biaya melalui pendaftaran daring yang transparan.
Menuju Role Model Nasional
Langkah strategis ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan upaya konkret menjadikan Tangsel sebagai role model nasional dalam pelayanan publik yang humanis dan berbasis teknologi terapan.
Dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) yang melampaui target nasional dan fasilitas Puskesmas rawat inap 24 jam yang tersebar merata, Tangsel optimis IPM mereka tetap menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.
"Harapan Bapak Wali Kota adalah menjadikan Tangsel kota yang nyaman bagi semua. Diskominfo akan terus memastikan bahwa teknologi hadir untuk menghapus sekat informasi antara pemerintah dan warga," tutup Asep.