Jumat, 27 Maret 2026

Flyover Ciputat Viral Diperbaiki Warga, Pemkot Tangsel Desak Pusat Segera Bertindak

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (kanan) bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel TB Asep Nurdin (kiri).(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGAERANGNEWS.com-Aksi warga yang turun tangan memperbaiki kerusakan di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat respons langsung dari pemerintah daerah setempat.

Meski memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel mengungkapkan adanya kendala administratif yang membuat perbaikan permanen belum bisa dilakukan secara mandiri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel TB Asep Nurdin menyatakan bahwa Wali Kota Benyamin Davnie sangat menghargai masukan serta aksi nyata warga di lapangan.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kecintaan masyarakat terhadap kotanya.

"Informasi seperti ini sangat penting bagi kami untuk memetakan prioritas kenyamanan warga di lapangan. Kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujar Asep, Jumat 27 Maret 2026.

 

Terganjal Status Jalan Nasional

Menanggapi kritik publik, Asep menjelaskan bahwa Flyover Ciputat berstatus sebagai Jalan Nasional. Secara regulasi, wewenang pemeliharaan dan perbaikan berada sepenuhnya di bawah kendali Kementerian PUPR, bukan Pemerintah Daerah.

Pemkot Tangsel menegaskan bahwa penggunaan dana APBD untuk aset nasional memiliki batasan legal yang ketat. Jika dipaksakan tanpa koordinasi yang tepat, hal tersebut bisa menyalahi tata kelola keuangan negara.

"Penjelasan ini bukan sebagai bentuk pengelakkan tanggung jawab, melainkan untuk memberikan pemahaman bahwa penggunaan dana APBD Kota untuk aset Nasional memiliki batasan legal yang ketat, demi menjaga tata kelola keuangan negara yang benar," ujar Asep.

 

Desak Pusat hingga Jemput Bola

Menepis anggapan pasif, Asep membeberkan bahwa Pemkot Tangsel sebenarnya telah berulang kali melayangkan surat resmi dan melakukan komunikasi intens dengan Pemerintah Pusat. Namun, ia mengakui realisasi fisik di lapangan memang belum terlihat.

"Memang harus kami akui bahwa sejauh ini belum ada progres atau realisasi fisik dari pihak kementerian. Kami sangat memahami keresahan warga karena mobilitas di sana sangat tinggi," tambahnya.

Wali Kota Benyamin Davnie juga telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan langkah jemput bola.

"Bapak Wali Kota sudah menginstruksikan untuk segera melakukan follow up kembali. Kami akan meminta kejelasan jadwal perbaikan agar masyarakat mendapatkan kepastian. Kami tidak ingin kerusakan yang ada semakin parah dan membahayakan," tutup Asep.

Tags