TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat kembali melanda kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 8 Juli 2026.
Kali ini, sebuah gudang penyimpanan baterai dan aksesori handphone (HP) milik Alen yang berlokasi di Blok E1, dilaporkan ludes terbakar.
Berdasarkan video yang beredar, bagian dalam gudang tampak mengalami kerusakan yang sangat parah. Rangka pembatas besi bangunan terlihat melengkung dan gosong akibat paparan suhu panas yang ekstrem.
Seluruh isi gudang berupa tumpukan boks aksesori HP, baterai, dan komponen elektronik lainnya telah berubah menjadi hamparan puing abu dan sampah material yang menghitam pekat.
Di beberapa sudut lantai, tampak genangan air bercampur lumpur sisa material yang terbakar.
Sejumlah petugas Damkar Tangsel dengan pakaian pelindung lengkap dan helm keselamatan bersiaga di tengah-tengah reruntuhan tersebut.
Mereka terus mengarahkan selang air bertekanan tinggi ke arah dinding-dinding beton yang retak serta tumpukan puing yang masih mengeluarkan asap tebal, demi memastikan tidak ada lagi bara api yang tersembunyi.
Berdasarkan informasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, insiden kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 12.05 WIB.
Armada pemadam langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian (TKP) hanya dalam waktu 10 menit, tepatnya pukul 12.15 WIB.
Mengingat material di dalam gudang didominasi oleh baterai dan komponen aksesori yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan sempat berdampak pada 2 gedung yang berada di belakangnya.
Guna melokalisasi perambatan api, Damkar Tangsel mengerahkan 12 unit mobil pemadam dengan kekuatan 60 personel di lapangan.
Berkat kerja keras tanpa henti, proses pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh akhirnya dinyatakan selesai pada dini hari berikutnya pukul 04.48 WIB.
Penyebab dan Estimasi Kerugian
Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting listrik (hubungan pendek arus listrik) di dalam area gudang.
Meskipun seluruh bangunan beserta isinya hangus tak bersisa, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah ini.
Namun, kerugian materiil yang dialami oleh pemilik gudang ditaksir sangat fantastis, yakni mencapai Rp8 Miliar.
Pihak Damkar Tangsel menginformasikan situasi saat ini terpantau aman dan kondusif, dengan status penanganan akhir dinyatakan menghijau atau api padam total.