TANGERANGNEWS.com-Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15–23 November 2026 dengan Kota Tangsel sebagai tuan rumah. Sebanyak 60 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam gelaran tersebut.
Salah satu venue yang masih dalam tahap pengerjaan adalah arena voli pasir di kawasan Witanaharja, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang.
Berdasarkan pantauan pada Kamis 8 Oktober 2026, pembangunan venue tersebut masih berlangsung. Area proyek masih ditutup seng dan sejumlah material konstruksi terlihat berada di dalam lokasi.
Bahkan, tulisan “Bank Sampah Edelweiss” masih terlihat pada bagian depan area tersebut.
Menurut salah satu pekerja, Rifai, pembangunan venue voli pasir disebut baru dimulai pada awal September 2026 dan secara keseluruhan diperkirakan rampung pada Desember 2026.
Kondisi tersebut membuat pekerjaan harus dikebut mengingat pertandingan Porprov VII Banten sudah dijadwalkan berlangsung pada bulan November.
"Perkiraan rampung Desember karena baru mulai pembangunan awal bulan September. Namun, karena pertandingan sudah mulai di awal November jadi kami fokuskan untuk lapangan utamanya sudah siap," ujarnya.
Sebelumnya, Pemkot Tangsel menyebut persiapan venue Porprov sudah mendekati rampung.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan pada Rabu 12 Agustus 2026 lalu, mengkonfirmasi kepastian seluruh venue pertandingan ditargetkan dapat dirampungkan dalam pekan ini.
"Insyaallah dalam minggu ini venue saya harap sudah clear semuanya. Kami juga ingin bertemu dengan semua pemilik venue di luar Pemkot Tangsel (swasta) untuk berdiskusi. Mudah-mudahan harganya bisa dibantu supaya kita juga bisa menekan anggaran," ujar Pilar dalam Rapat Koordinasi Laporan Bidang-Bidang PB Porprov VII Banten 2026 di Pamulang.
Namun, pada awal September 2026, Pemkot Tangsel bersama Panwasrah KONI Banten dan PB Porprov masih melakukan visitasi dan verifikasi kelayakan terhadap venue, termasuk arena voli pasir Witanaharja.
Di tengah masih dikebutnya pembangunan venue voli pasir tersebut, kondisi berbeda terlihat pada venue cabang olahraga sepak bola.
Salah satunya Lapangan Kera Sakti yang telah memiliki fasilitas pertandingan dan kini lebih banyak difokuskan pada perawatan serta penyempurnaan fasilitas pendukung.
“Kalau kita sih perawatan rumput karena ini sintetis dan ini juga kualitas yang paling bagus di Indonesia saat ini, kita pede-pede aja sih dengan rumput kita. Paling kita hanya perawatan rubber-nya saja,” kata Rifai.
Menurut Rifai, perawatan juga akan dilakukan menjelang pertandingan dengan membersihkan atau menyikat bagian rubber pada permukaan lapangan. Selain itu, pengelola masih melakukan perbaikan pada fasilitas kamar mandi.
Dari sisi fasilitas, Lapangan Kera Sakti memiliki 10 ruangan, termasuk ruang ganti. Rifai menyebut setiap ruangan telah dilengkapi pendingin ruangan dan kamar mandi. "Fasilitas telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan pertandingan," katanya.
Selain fasilitas pemain dan perangkat pertandingan, lapangan tersebut juga memiliki tribun penonton yang menurut pengelola juga terus diperhatikan kebersihan serta keamanannya.
Dengan waktu pelaksanaan Porprov yang semakin dekat, penyelesaian bagian-bagian yang dapat langsung digunakan untuk pertandingan menjadi penting.
Jika Lapangan Kera Sakti relatif siap dengan fasilitas pertandingan yang telah tersedia, venue voli pasir Witanaharja masih berpacu dengan waktu untuk memastikan arena dan fasilitas pendukungnya dapat digunakan saat kompetisi berlangsung.
Reporter: Agustina Dwi Cahyaningrum