Jumat, 27 Maret 2026

Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Ilustrasi Wikipedia(@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026. 

Informasi ini diumumkan melalui laman Wikipedia dan turut dikonfirmasi oleh akun X Wikipedia bahasa Indonesia, @idwiki.

Dalam unggahannya, Wikipedia Indonesia menyebut pemblokiran tersebut mulai berlaku per 25 Maret 2026. 

Platform Wikimedia Commons selama ini dikenal sebagai tempat penyimpanan berkas bebas seperti foto, video, dan media lain yang digunakan di Wikipedia maupun berbagai proyek Wikimedia lainnya.

“Per tanggal 25 Maret 2026, situs web Wikimedia Commons telah diblokir oleh pihak Kemkomdigi,” tulis Wikipedia dalam unggahannya.

Wikimedia Commons menjadi salah satu infrastruktur bagi ekosistem Wikipedia karena menyediakan konten visual berlisensi bebas yang dapat digunakan para editor maupun masyarakat umum. 

Selain dipakai untuk mendukung artikel-artikel di Wikipedia, situs ini juga kerap diakses publik untuk mencari, mengunggah, hingga mengunduh berbagai file multimedia.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih rinci dari pihak Komdigi terkait alasan teknis di balik pemblokiran penuh terhadap Wikimedia Commons. 

Sementara itu, Wikipedia Indonesia menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik seiring situasi yang berjalan.

Sebelumnya, akses ke layanan Wikimedia sebenarnya sempat dibatasi secara terbatas sejak 25 Februari 2026. 

Saat itu, pembatasan dilakukan pada fitur login di subdomain auth.wikimedia.org karena Wikimedia Foundation disebut belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat di Indonesia.

Pada fase tersebut, Komdigi sempat menyatakan akses layanan yang terdampak akan dinormalisasi kembali setelah proses pendaftaran selesai dan diverifikasi. 

Namun, sebulan berselang, akses ke Wikimedia Commons justru dilaporkan diblokir sepenuhnya.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar sebelumnya mengatakan, pemerintah mengapresiasi komunikasi yang telah dibangun oleh Wikimedia terkait komitmen mereka dalam menindaklanjuti proses pendaftaran platform digital di Indonesia.

“Kami mengapresiasi komunikasi yang telah dibangun oleh Wikimedia serta komitmennya untuk menindaklanjuti proses pendaftaran sebagai PSE Lingkup Privat, dan normalisasi akses layanan terdampak akan dilakukan setelah proses pendaftaran terverifikasi,” ujarnya dikutip dari IDNTimes.

Alexander menambahkan, status nirlaba atau non-profit tidak membuat sebuah platform digital dikecualikan dari kewajiban yang berlaku di Indonesia. 

Menurutnya, seluruh penyelenggara sistem elektronik tetap memiliki tanggung jawab yang sama, termasuk terkait perlindungan data pribadi warga negara Indonesia.

Ia menyebut pemerintah tetap menghargai kontribusi Wikimedia dalam menyediakan akses pengetahuan bagi masyarakat. 

Meski begitu, kewajiban administratif dan kepatuhan terhadap regulasi nasional tetap harus dipenuhi oleh semua platform digital tanpa pengecualian.

Pemblokiran Wikimedia Commons ini berpotensi berdampak pada akses konten visual di Wikipedia dan proyek-proyek turunannya, terutama bagi pengguna di Indonesia yang selama ini mengandalkan platform tersebut untuk melihat atau mengunduh berkas pendukung artikel. 

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai kapan akses akan dipulihkan sepenuhnya.

Tags Berita Tekno Tekno Wikipedia