TANGERANGNEWS.com-Pendiri JHL Group, Jerry Hermawan Lo, secara resmi meluncurkan buku biografinya yang bertajuk "The Art of Simple Leadership".
Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas ini merangkum perjalanan hidup Jerry dari seorang perantau hingga menjadi salah satu pemimpin perusahaan ternama di Indonesia.
Jerry mengungkapkan bahwa motivasi utamanya merilis buku ini adalah untuk memberikan warisan pengetahuan bagi generasi muda.
"Lewat buku ini saya ingin berbagi pengalaman tentang cara hidup bermasyarakat, memimpin perusahaan, dan memberikan inspirasi bagi anak muda," katanya saat peluncuran di Hotel Episode Gading Serpong, Tangerang, pada Jumat 8 Mei 2026 malam.
Menariknya, Jerry mengaku tidak menemukan tantangan berarti dalam proses penyusunan buku ini. Hal tersebut dikarenakan isi buku tersebut merupakan refleksi jujur dari pengalaman hidup yang ia jalani sehari-hari.
"Saya bukan penulis, saya hanya menceritakan. Teman-teman sering datang dan merekam saat saya bercerita tentang pengalaman saya, lalu mereka merangkumnya menjadi draf. Tidak ada tantangan karena yang saya ceritakan adalah hal yang riil, bukan karangan," ujar Jerry.
Dari Tukang Cuci Bus hingga Bangun Pabrik Sabun
Buku ini juga memotret masa sulit Jerry saat merantau dari Medan dan pertama kal menginjakkan kaki di Jakarta pada usia 14 tahun.
Ia mengenang masa-masa saat harus luntang-lantung dan bekerja serabutan, termasuk menjadi tukang cuci bus.
Titik balik kariernya dimulai saat ia bekerja sebagai sales di sebuah perusahaan besar. Di sana, ia banyak belajar cara berinteraksi dengan pelanggan.
Namun, rasa tidak puas membuatnya memutuskan untuk membangun usaha sendiri dengan modal tabungan dari hasil kerjanya.
"Dulu saya jualan batu baterai ke pasar-pasar. Saya melihat masyarakat butuh sabun colek dan teknologi pembuatannya tidak terlalu sulit. Akhirnya saya bikin pabrik sabun colek. Dari situ usaha saya terus berkembang hingga sekarang," kenangnya.
Kini, Jerry memiliki sejumlah bisnis melalui perusahaanya JHL Group yang berbasis di Tangerang. Bisnisnya bergerak di berbagai sektor, termasuk properti, hotel seperti JHL Solitaire dan Episode Gading Serpong, tambang batu bara, otomotif (BAIC), hingga klub sepak bola Dewa United.
Filosofi Pancakrida dan Pesan untuk Gen Z
Jerry juga memperkenalkan filosofi Pancakrida, sebuah rumus keberhasilan yang ia terapkan setelah memasuki usia 40 tahun. Baginya, kesuksesan yang ia raih, termasuk memimpin puluhan ribu karyawan dan petani, bukanlah sekadar keberuntungan semata, melainkan hasil dari proses panjang.
Kepada generasi muda khususnya Gen Z, Jerry berpesan agar tidak mudah berputus asa dan selalu memotivasi diri sendiri tanpa harus menunggu hadiah atau paksaan.
"Belajar dan berkarya itu tidak pakai umur. Saya sudah 70 tahun pun masih terus belajar. Buku ini bukan hanya untuk Gen Z, tapi untuk siapa saja karena selama kita hidup, kita harus terus belajar," pungkasnya.
Diketahui, peluncuran ini juga dihadiri mahasiswa penerima beasiswa 1000 Sarjana serta ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang. Mereka juga sempat tanya jawab dengan Jerry terkait kunci kesuksesannya.