Selasa, 27 Januari 2026

Banjir di Kabupaten Tangerang Meluas Jadi 27 Kecamatan, 133 Ribu Warga Terdampak

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 133.000 warga Tangerang yang terendam banjir sejak Jumat, 2 Januari hingga Senin, 26 Januari 2026.

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, jumlah itu didapat di 27 kecamatan yang terdampak banjir dari 29 kecamatan yang ada di wilayahnya. 

‎"Menurut laporan Pak Taufik (Kepala BPBD) dari 27 kecamatan sebanyak 33 ribu kepala keluarga dan 133 ribu jiwa yang terdampak," ujarnya, pada Selasa 27 Januari 2026.

‎Maesyal menjelaskan, banjir yang melanda 27 kecamatan itu disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan juga luapan beberapa sungai. 

‎"Sungai yang memicu banjir itu diantaranya ada Sungai Cidurian, Cimanceri, Cirarab dan Situ Gelam," jelasnya. 

‎Oleh karena itu, kata Maesyal, Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana menerapkan status tanggap darurat bencana agar semua pihak bisa fokus untuk menangani banjir. 

‎"Sebentar lagi saya tanda tangani (SK). Supaya kita semua supaya kita semua konsep terhadap itu," tegas Maesyal. 

‎Selain itu, Maesyal melanjutkan, untuk penanganan jangka panjang, pihaknya akan membangun sejumlah pintu air, pelebaran drainase dan membeli mesin pompa air, untuk meminimalisir dampak bencana di wilayah rawan banjir seperti di Kecamatan Jayanti dan Kosambi.

‎"Nah, itu kan harus kita koordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai dengan Kementerian PU," tutupnya.

Tags Banjir Tangerang Berita Kabupaten Tangerang Bupati Tangerang Kabupaten Tangerang Korban Banjir Moch Maesyal Rasyid Musim Hujan Tangerang