Connect With Us

Gubernur Banten Sebut Bangunan di Bantaran Sungai Jadi Penyebab Banjir Tangerang

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 26 Januari 2026 | 20:29

Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau banjir di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah tegas dalam merespons bencana banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan).

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Gubernur Banten pada Senin 26 Januari 2026, Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi akar permasalahan utama yang menjadi pemicu banjir di tiga wilayah tersebut.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan fokus utama penanganan kali ini bukan lagi menyalahkan faktor alam, melainkan membenahi infrastruktur sungai yang sudah mengalami degradasi fungsi secara serius.

Ia menegaskan bahwa tingginya debit hujan memang menjadi faktor pemicu, namun kondisi sungai yang menyempit secara signifikan menjadi alasan utama air meluap ke pemukiman warga.

"Dalam pembahasan ini, kita tidak mencoba menyalahkan posisi air atau debit hujan yang luar biasa tinggi daripada biasanya, tapi kita justru berusaha bersama-sama mencari solusi apa yang harus dilakukan oleh kita semua," ujar Andra Soni saat memimpin rapat tersebut.

Berdasarkan peninjauan lapangan, salah satu fakta yang paling menonjol adalah kondisi Sungai Cirarap yang mengalami penyempitan parah akibat banyaknya bangunan yang tidak semestinya berdiri di bantaran sungai.

Persoalan bangunan di bantaran sungai ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Banten karena dianggap sebagai hambatan utama aliran air.

‎"Nanti detailnya ya, tapi yang pasti (penyebab) salah satunya adalah penyempitan di Sungai Cirarap. Kalau itu kan fakta, kita ‎bisa lihat sendiri, di mana-mana kondisi seperti itu," tuturnya.

Terkait hal tersebut, Andra Soni menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Pertanahan untuk membedah status hukum dan hak kepemilikan bangunan-bangunan yang terdampak.

"Kami akan berkoordinasi terkait hak-hak bangunan tersebut. Walaupun bangunan tersebut memiliki hak, tapi tetap tanggung jawab daripada hak tersebut dan kemudian juga larangan-larangan atas hak tersebut juga harus dipatuhi," jelasnya.

Langkah konkret yang akan diambil pemerintah dalam waktu dekat adalah melakukan normalisasi sungai secara menyeluruh di titik-titik rawan banjir sebagai upaya mitigasi jangka panjang.

Program ini mencakup pengerukan sedimen serta pengembalian fungsi lebar sungai agar mampu mengalirkan debit air dengan maksimal. Gubernur memastikan tim teknis akan langsung bergerak cepat untuk mengeksekusi rencana tersebut.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

KOTA TANGERANG
Kebakaran Pabrik Bohlam di Batuceper Masih Membara, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Kebakaran Pabrik Bohlam di Batuceper Masih Membara, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Rabu, 16 September 2026 | 22:35

Petugas BPBD Kota Tangerang masih melakukan pemadaman kebakaran pabrik produksi bohlam, PT Global Teguh Indonesia, Jalan Pembangunan 1 Nomor 59, RT003/001, Kelurahan Bayujaya, Kecamatan Batuceper, Rabu 16 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill