Connect With Us

Sebelum Dibunuh Karyawati Sempat Bilang ini ke Ibunya

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 13 Mei 2016 | 16:40

Mayat Korban Enno Fariha, 18, seorang karwayati PT Polyta Global Mandiri, Pergudangan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, diduga menjadi korban pemerkosaan dan juga pembunuhan sadis. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Enno Fatiha, 18, karyawati PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, yang tewas mengenaskan di mess pabrik, dikenal sebagai anak yang baik dan pendiam. Ibu korban, Mahpudoh, mengatakan Enno sempat pulang ke rumah di Kampung Bangkir, Kelurahan Pegandikan, Lebak Wangi, Kabupaten Serang, saal long weekend Tanggal 5-7 Mei 2016.

 

"Dia pulang dan sempat nanya, ibu mau apa? Saya bilang nggak mau apa-apa, duitnya buat kamu beli baju bagus aja," katanya ketika ditemui di RDUD Kabupaten Tangerang, (13/5/2016).

 

Enno yang merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara ini, memang kerap membawa buah tangan untuk keluarganya setiap pulang ke rumah. "Dia pulang seminggu sekali. Suka bawa makanan, kue, permen buat adiknya. Padahal gajinya kecil, jadi suka saya surug nabung saja," kata sambil menagis.

 

Gadis yang memiliki tinggi 170 cm ini memang ingin bekerja setelah lulus SMK. Pasalnya dia tidak betah jika menganggur di rumah. Mahpudoh mengaku mengizinkannya bekerja di Polyta Global Mandiri karena disana banyak teman-teman dari rumah. "Sebenarnya dia disuruh kuliah, tapi pengennya kerja. Karena di sini banyak barengan temen-temennya, saya izinin. Dia baru kerja 6 bulan disana," ujarnya.

 

Diapun tidak menyangka putrinya tewas dengan cara yang mengengenaskan. Dia baru tahu kabar itu sekitar pukul 09.00 WIB dari teman anaknya. "Saya kira kecelakaan. Ternyata dibunuh. Rasanya kaya kiamat, sedih sekali. Tega banget pelaku melakukan itu sama anak saya," jelasnya.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill