Connect With Us

Ratusan Calon Jamaah Umroh Geruduk Travel Mahfudz di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 17 Maret 2016 | 19:05

Ratusan calon jamaah umroh menggeruduk kantor Travel PT Garuda Angkasa Mandiri yang berlokasi di jalan Marsekal Surya Dharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (17/3/2016). (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Ratusan calon jamaah umroh menggeruduk kantor Travel PT Garuda Angkasa Mandiri yang berlokasi di jalan Marsekal Surya Dharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (17/3/2016). Mereka merasa ditipu pihak travel karena tidak juga diberangkatkan ke tanah suci.

 

Ratusan jamaah dari berbagai daerah tersebut tidak mendapat kejelasan kapan akan berangkat sejak berbulan-bulan lalu. Padahal mereka sudah membayar biaya puluhan juta. Sehingga mereka menuntut agar pihak travel dapat mengembalikan biaya perjalan umroh yang telah disetorkan sebesar Rp 20 juta.

 

Salah satu calon jamaah Umrah asal Kabupaten Tangerang mengaku kesal karena selalu dijanjikan untuk berangkat ke tanah suci, namun tidak pernah terlaksana. Pihak travel beralasan jika visa para jamaah belum keluar.

 

"Saya dan semua jamaah yang ada disini sudah tujuh kali gagal diberangkatkan, alasannya karena masalah visa. Kita sudah kesal," ujarnya.

 

Seharusnya, dia sudah melaksanakan ibadah umrah pada bulan Desember tahun lalu, namun pihak travel selalu menunda keberangkatannya ke Mekkah. Kemudian, mereka dijanjikan untuk berangkat umrah pada bulan Maret oleh pemilik travel, KH Mahfudz Abdullah, namun tetap gagal.

 

"Kyai sendiri yang selalu menjanjikan untuk memberangkatkan rombongan kami tapi nyatanya belum juga berangkat. Kewajiban ke perusahaan sudah kami lakukan. Tapi hak kami hingga kini tidak juga diberikan," ujarnya.

 

Dikatakannya, jika hingga hari ini biaya umroh tidak juga dapat dikembalikan secara utuh oleh pihak perusahaan, ratusan jamaah sepakat untuk melaporkannya ke pihak kepolisian.

 

"Intinya kami minta agar uang kami dapat dikembalikan, kalau tidak kami langsung melaporkannya ke Polda Metro Jaya, ini sudah penipuan namanya,"katanya.

 

Semantara itu Melani, jamaah umrah asal Klender mengaku, tidak menyangka jika ada ratusan jamaah lain dari berbagai daerah lain yang juga bernasib sama dengan dirinya, bahkan lanjut dia, sejumlah rombongan lainnya sudah banyak yang menunggu pembagian tiket di bandara Soekarno-Hatta, namun tidak ada satupun karyawan perusahaan tersebut yang menemui mereka.

 

"Yang memprihatinkan lagi rombongan jamaah umrah yang berasal dari Bekasi, mereka  sudah yakin untuk berangkat hari ini, banyak keluarga yang mengantar tapi nytanya gagal untuk diberangkatkan," tambahnya.

 

Sementara itu, Manager PT Garuda Angkasa Mandiri Yudi mengatakan, sebenarnya kendala yang membuat ratusan Jamaah Umrah gagal diberangkatkan lantaran hungga kini Visa belum juga dikeluarkan. "Semua persoalan itu Pak Kyai yang mengurus katanya visa belum keluar," singkatnya.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill