Connect With Us

Motif Pengebom Mal karena merasa ditipu Alam Sutera

Denny Bagus Irawan | Kamis, 29 Oktober 2015 | 20:33

Leopard pelaku bom Mall Alam Sutera, Leopard Wisnu Kumala ,29, dendam dengan Alam Sutera karena dirinya merasa ditipu (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Pelaku bom Mall Alam Sutera, Leopard Wisnu Kumala ,29, dendam dengan Alam Sutera karena dirinya merasa ditipu. Namun, meski jelas motif karena merasa ditipu ketika dia peras Alam Sutera tak memberikan sebagaimana janji-nya.

 

Motifnya memang sampai disitu jelas, bahwa Leopard telah melakukan pemerasan.    

Ada apa kiranya Alam Sutera dengan Leopard yang  bekerja di Synergy Building yang merupakan satu gedung dengan pihak pengembang Alam Sutera.   

 

Seakan Leopard memiliki ‘kartu as’ Alam Sutera sehingga dia begitu dikhawatirkan Alam Sutera? "Saya dulu minta 100 bitcoin. Alam Sutera cuma kasih 0,25, sekitar 700.000-an," kata Leopard dalam rekaman di Jakarta, Rabu (28/10/2015) malam.

 

Leopard mengakui hal tersebut kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti. Satu bitcoin seharga Rp 3,2 juta.

 

"Kalau 100, berarti Rp 300 jutaan," kata Leopard.

 

Mall Alam Sutera hanya memberinya 0,25 bitcoin. Karena itu, ia meneror mal itu dengan menaruh bom. Leopard ditangkap setelah menaruh bom yang kemudian meledak di toilet kantin karyawan Mall Alam Sutera, Rabu (28/10/2015).

 

Ia menaruh bom di pusat perbelanjaan itu sebanyak empat kali, sepanjang Juli hingga Oktober 2015.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill