Connect With Us

311 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso Akibat Kemarau Ekstrem

Rangga Agung Zuliansyah, Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 15 September 2026 | 19:23

Ilustrasi sawah kekeringan akibat fenomena El Nino. (Gambar dibuat dengan AI) (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 311,8 Hektare lahan sawah di wilayahnya terancam gagal panen atau Puso akibat kemarau panjang.

‎Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono mengatakan luas lahan pertanian yang terancam mengalami gagal panen berpotensi bertambah seiring meluasnya kekeringan yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla di wilayah tersebut. 

‎"Berdasarkan data per tanggal 14 September area terdampak Puso seluas 311,8 Hektare. Diperkirakan akan bertambah sejalan dengan kondisi iklim sesuai dengan prakiraan cuaca dari BMKG," ujarnya, Selasa 15 September 2026.

‎Ujang menjelaskan, luas lahan pertanian yang terancam mengalami gagal panen tersebut tersebar di 17 Kecamatan yang berada di Kabupaten Tangerang. 

‎Adapun sebaran kecamatan yang berpotensi mengalami gagal panen meliputi Cisoka, Tigaraksa, Gunung Kaler, Kronjo, Solear, Panongan, Teluknaga, Mekar Baru, Jambe, Pakuhaji, Sindang Jaya, Rajeg, Kemeri, Sukadiri, Mauk, Sukamulya dan Kresek. 

‎"Tersebar di 17 Kecamatan dan 27 Desa," ungkapnya. 

‎Ujang menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah menyiapkan benih pengganti untuk para petani yang lahannya mengalami gagal panen akibat kemarau ekstrem. 

‎"Pemkab Tangerang berkolaborasi dengan Pemprov Banten untuk menyiapkan benih pengganti," katanya.

‎Sebelumnya diberitakan, BPBD Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang memasuki status Awas Bencana Kekeringan imbas kemarau ekstrem.

Wilayah tersebut tercatat mengalami kekeringan dalam periode 1 Juli hingga 12 September 2026.

‎Status awas bencana kekeringan ditetapkan untuk wilayah yang berpotensi mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari serta diperkirakan memiliki curah hujan yang sangat rendah.

‎Berdasarkan data BPBD Kabupaten Tangerang, 25 wilayah yang memasuki status Awas kekeringan sendiri meliputi Kecamatan Balaraja, Cikupa, Cisauk, Curug, Gunung Kaler, Jambe, Jayanti, Kelapa Dua, Kresek, Kronjo, Kosambi, serta Legok. 

‎Kemudian Kecamatan Mauk, Mekar Baru, Pagedangan, Pakuhaji, Panongan, Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan Timur, Solear, Sukadiri, Sukamulya, Teluknaga dan Tigaraksa. 

‎"Hampir seluruhnya itu. Karena ada hujan pun hanya gerimis ya, paling sekitaran Tigaraksa gitu. Tapi kan malah itu yang terbanyak jumlah kebakarannya," ujar Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill