Connect With Us

Ditipu Teman Arisan, Ibu-ibu datangi Mapolsek Sepatan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 28 Agustus 2014 | 00:46

Ditipu Teman Arisan, Ibu-ibu datangi Mapolsek Sepatan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan ibu-ibu warga Kedauang Barat, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, beramai-ramai menggeruduk Mapolsek Sepatan, Rabu (27/8/2014) malam. Kedatangan mereka guna melaporkan teman arisan mereka yang diduga melakukan penggelapan dan penipuan yakni Titin.

Para korban yang merupakan tetangga Titin tersebut menceritakan kronologis kegiatan ‘arisan tembak’ . “Enam tahunan arisan ini berjalan. Awal-awalnya bener, tapi belakangan jadi seperti ini. Yang ikut arisan ini kurang lebih sekitar tujuh puluhan orang. Itu juga yang kami tahu. Dan totalnya sampai Rp1 milyar lebih,” kata Lusi, salah seorang korban di Mapolsek Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Menurut Lusi, sudah sekitar dua tahunan tidak pernah merasakan mendapatkan uang arisan itu lagi.“ Saya ikut yang mingguan 200 ribu sama yang bulanan 500 ribu. Jadi kalau saya mau minta ditembak (keluar) arisan, dia selalu menjawab sudah ada yang nembak duluan,” ungkapnya.

Sedangkan Mei  korban lainnya mengaku, sudah habis puluhan juta. “Kami emang tidak punya bukti apa-apa, orang kami semua hanya modal kepercayaan ke dia,” terang Mei.

Kapolsek Sepatan AKP Iwan Hidayat mengatakan,pihaknya masih mengumpulkan keterangan serta alat bukti  yang cukup dalam menangani perkara ini.

“Jadi arisan ini dilakukan dengan kepercayaan saja, sehingga tidak ada alat bukti yang bisa mereka tunjukan. Kami juga masih mengumpulkan keterangan lainnya,” ungkap Kapolsek,

Menurut Kapolsek, pihaknya saat ini juga sudah mengamankan pelaku, untuk menghindarkan amukan para korban.

“10 hari yang lalu suami pelaku membuat laporan bahwa isterinya telah hilang. Dan ternyata dia memang menghindari dari pada para korban, dan akhirnya meminta perlindungan di sini,” pungkasnya.

Setelah menceritakan semuanya, para korban pun akhirnya meninggalkan Mapolsek. Namun, mereka juga berjanji akan mendatanginya lagi, untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut selanjutnya.
 

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill