Connect With Us

Kisah Perempuan Cantik Tertipu Pria Perlente di Tangsel

Rachman Deniansyah | Sabtu, 7 Maret 2020 | 14:10

Ilustrasi penipuan (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Beragam modus penipuan terjadi di sekitar kita, salah satunya menimpa Monalisa (bukan nama sebenarnya). Perempuan berparas cantik itu jadi korban penipuan di Kota Tangerang Selatan.

Kepada TangerangNews, ia menceritakan, peristiwa itu bermula saat ia mendapatkan pesan singkat lewat akun WhatsAppnya. Seorang pria yang mengaku kolega lama bisnisnya tiba-tiba mengajaknya bertemu.

Pria itu mengaku pernah menjalin bisnis dengannya beberapa tahun yang lalu, Mona sendiri mengaku tidak mengenal pria itu.

"Kalau memang pernah ketemu, pasti saya sekilas ingat, tapi ini sama sekali saya enggak kenal, meski ia pakai foto profil di akun WhatsAppnya," ungkapnya, Sabtu (7/3/2020).

Mona akhirnya tak memperdulikan pesan singkat dari pria paruh baya itu. Ia pun melupakannya.

Namun, selang beberapa hari, pria tersebut kembali mengirimkan pesan singkat, ia mengaku tengah berada di sebuah hotel di kawasan Tangsel. Keberadaannya dalam rangka perjalanan bisnis, penipu itu mengaku berasal dari sebuah kota di Kalimantan.

"Ia memaksa saya untuk ketemu, katanya ada yang ingin dibicarakan menyangkut soal bisnis, sekalian ingin membeli beberapa produk yang saya jual untuk oleh-oleh bagi istrinya," terangnya.

Karena terpikat bujuk rayu penipu tersebut, akhirnya Mona pun bersepakat akan menemui pria itu di sebuah restoran di salah satu pusat perbelanjaan di Tangsel. Keduanya pun bertemu.

"Saat ketemu, saya memang benar-benar tidak kenal. Lalu ia menyebut sebuah nama yang saya enggak asing. Kata dia, juga akan ikut datang di pertemuan itu," katanya.

Untuk meyakinkan Mona, penipu tersebut membawa sebuah tas kecil yang diceritakannya berisi ponsel mahal. Bahkan, untuk mengecoh perhatian Mona, pria itu pun pura-pura sibuk menerima telepon dari istrinya dan meyakinkan sudah bertemu pedagang tas yang diinginkan istrinya.

"Nah, saat itu ia menerima telepon dari nama yang enggak asing buat saya. Ia mengatakan, temannya itu sudah sampai di parkiran," bebernya.

Namun, telepon penipu itu tiba-tiba terputus. Ia lalu menunjukkan ke Mona tidak mendapatkan sinyal seluler

"Ia menunjukkan ponselnya, memang enggak dapat sinyal. Entah paket datanya di off atau bukan, saya enggak tahu. Tapi, ia kemudian meminjam ponsel saya, katanya temannya itu kebingungan di tempat parkir," jelasnya.

Mona pun kemudian menyerahkan satu ponselnya kepada penipu tersebut. Saat digunakan, nomor yang dituju mengangkat telepon. Mereka terlibat percakapan dan meminta penipu itu menyusul ke are parkiran. Penipu tersebut kemudian melangkah menuju parkiran dengan pura-pura sibuk menelepon temannya. Mona hanya terdiam, sebab tas kecil milik penipu itu ditinggalkan di atas meja restoran.

Selang sekitar 15 menit, ternyata penipu itu tak juga kembali. Mona lalu bertanya kepada pelayan restoran dan mendapatkan jawaban cukup melegakan, karena penipu itu konon sedang ke toilet.

Namun, kegelisahannya kembali muncul setelah 30 menit pria berpenampilan perlente itu tak juga kembali. Ia lalu memanggil kembali pelayan restoran.

"Saya ingin ada saksi untuk membuka tas kecil yang ditinggalkan, karena saya enggak mau gegabah. Saya ingin memastikan bahwa tas itu berisi barang berharga dan pria itu akan kembali ke restoran," ucapnya.

Ternyata alangkah kagetnya ia, ketika tas itu dibuka, bukan berisi ponsel mahal.

"Isinya dua bungkus tisu. Disitu saya baru sadar sudah ditipu," katanya.

Mona lalu bergegas menuju parkiran, ia sempat mengontak nomor ponselnya yang dibawa kabur penipu tersebut. 

"Dua kali saya kontak masih on, namun untuk ketiga kalinya sudah offline. Saya cari di parkiran pun tidak ketemu," katanya.

Akibat peristiwa itu, Mona menderita kerugian Rp5 juta. Ponsel tersebut masih baru dan jarang digunakannya.

"Semoga kita semakin waspada, jangan mudah percaya pada orang asing yang mengaku kenal dan ingin ketemu. Walau pun dengan alasan bisnis," pungkasnya menutup kisah yang menimpanya pada Desember 2019 lalu.(RMI/HRU)

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

HIBURAN
Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:42

Menyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

NASIONAL
Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:15

Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill