Connect With Us

Pelaku UKM di Kota Tangerang Ditipu Pria Mengaku PNS

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:26

Distro Coffee Rajawali Jaya di Jalan TMP Taruna, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com— Sahasin, owner Distro Coffee Rajawali Jaya menjadi korban penipuan. Pelaku mengaku pegawai di Dinas Koperasi Kota Tangerang.

Peristiwa itu bermula saat kiosnya di Jalan TMP Taruna, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang didatangi seorang pria berpakaian pegawai negeri sipil (PNS), Selasa (1/10/2019).

Pelaku yang mengiming-imingi dapat membantu korban bisa mendapatkan program bantuan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) terperdaya.

"Ketika datang, saya anggap positif. Tidak ada perasaan bakal ditipu," ucapnya, Rabu (23/10/20190.

Awalnya, untuk meyakinkan korban, pelaku sempat meminta korban menyediakan 250 gelas kopi untuk konsumsi sebuah acara program KUR di kantor Puspemkot Tangerang pada Rabu (9/10/2019). Korban pun menyanggupi. 

Pelaku kembali berusaha menyakinkan korban akan membayar secara tunai pesanan itu, namun nyatanya tidak jadi.

Selepas membicarakan pemesanan kopi, kata Sahasin, ia mendapatkan tawaran bantuan KUR. Pelaku yang mengaku bernama Yadi itu menjelaskan terkait program KUR, juga memperlihatkan beberapa dokumen.

"Setelah dijelaskan, saya tertarik. Ya, namanya mau diberi bantuan buat usaha masa saya tolak," ungkapnya.

Untuk mengakses program itu, korban diberikan beberapa pilihan jumlah dana bantuan yang akan diterima, mulai dari Rp25 juta hingga Rp50 juta.

Sahasin pun mengaku berminat untuk menjadi peserta dalam program KUR. Namun, untuk menjadi peserta, ada persyaratan yang harus ia dilengkapi.

"Syaratnya harus buat keterangan surat usaha dan domisili usaha. Itu katanya dibuat di keluarahan," katanya.

Baca Juga :

Ia pun memberikan uang Rp200 ribu kepada pelaku tersebut untuk jasa pembuatan surat keterangan  usaha dan domisili usaha.

"Saya sudah bayar secara tunai, dikuatkan dengan kuitansi, karena sebagai syarat peserta program KUR," ungkapnya.

Selain dana awal, korban juga memberikan identitas berupa fotokopi KTP. Pelaku kemudian memberikan nomor teleponnya, kemudian pamit dari kios itu.

Selang beberapa hari, korban menelepon pelaku, ternyata nomor telepon pelaku tidak aktif.

"Jadi, dia menipu. Dia enggak muncul lagi pas tanggal 7 dan tanggal 9," ungkapnya.

Ia menduga, modus demikian tengah marak di Kota Tangerang. Sehingga ia berharap, jika benar pelaku adalah pegawai Pemkot Tangerang, ia meminta pemerintah setempat segera bertindak.

"Saya tak mempermsalahkan jumlah uang, tapi pasti kan berlipat, karena saya takut ini meluas. Merugikan pelaku-pelaku usaha, apalagi menengah ke bawah. Pasti ada beberapa pelaku yang seperti ini. Mereka harus ditangkap," pungkasnya.(RMI/HRU)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill