Connect With Us

339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:30

Penyaluran air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sepanjang 8 Juli hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 339.200 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, distribusi air bersih dilakukan di sejumlah titik terdampak yang berada di Kelurahan Keranggan dan Kelurahan Pademangan, Kecamatan Setu, serta Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong.

Kelurahan Keranggan menjadi wilayah dengan kebutuhan distribusi air bersih paling banyak, dengan penerima yang tersebar di sembilan titik.

Sementara itu, distribusi juga dilakukan di satu titik di Kelurahan Serpong dan satu titik di Kelurahan Pademangan.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, distribusi air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kondisi kemarau, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan ketersediaan air.

“Yang paling penting adalah memastikan masyarakat yang terdampak kekeringan tetap mendapatkan akses air bersih,” ujarnya, dikutip Kamis 13 Agustus 2026.

Pilar mengatakan, pemerintah tidak hanya memastikan bantuan air bersih tersalurkan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan mitra agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kolaborasi semua pihak terus kita perkuat supaya penanganan kebutuhan dasar masyarakat bisa diakses dengan baik,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, distribusi air bersih didukung armada dari sejumlah unsur, di antaranya Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangsel, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, PMI Tangsel, serta BAZNAS Tangsel.

Dukungan air bersih juga berasal dari PT Traya Tirta Cisadane (TTC) PDAM Serpong, Perseroda PITS, Sinar Mas Land BSD, serta Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Kepala BPBD Kota Tangsel Sutang Suprianto menjelaskan, penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan berdasarkan laporan atau permohonan masyarakat. BPBD juga melakukan pemantauan kondisi di wilayah yang berpotensi terdampak serta menyiapkan langkah cepat ketika ditemukan kebutuhan air bersih.

“Jadi kami tidak hanya menunggu laporan masuk. Kami juga melakukan pemantauan di lapangan dan berkoordinasi dengan unsur kewilayahan. Ketika ada wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih, kami segera melakukan pengecekan dan mengambil langkah penanganan,” ujar Sutang.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera dipenuhi, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air selama kemarau.

“Distribusi dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan. Kami terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan mitra untuk memastikan bantuan bisa segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sutang memastikan proses pendistribusian hingga akhir periode laporan berjalan dengan baik.

Dalam pelaksanaannya, jumlah armada yang dikerahkan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Pada beberapa hari, pengerahan armada ditingkatkan hingga empat mobil tangki untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

NASIONAL
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57

Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill