Connect With Us

BMKG Sebut Batuceper Tangerang Masuk Kategori Awas Kekeringan

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:10

Akiibat musim kemarau yang melanda wilayah Kota Tangerang. membuat surutnya debit air Sungai Cisadane. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com- Berdasarkan hasil pemantauan dan kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kecamatan Batuceper masuk kategori Awas Kekeringan Meteorologis pada Dasarian III Juli 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menjelaskan, status tersebut berkaitan dengan kondisi cuaca, terutama tutupan awan dan curah hujan di wilayah tersebut. 

BMKG juga mencatat Kota Tangerang sedang memasuki musim kemarau dengan curah hujan yang rendah.

"Menurut teman-teman BMKG, lebih pada kondisi cuaca di area tersebut, di atas wilayah tersebut. Karena itu Batuceper menjadi salah satu wilayah yang perlu kita perhatikan lebih intens," ujar Mahdiar, Kamis 13 Agustus 2026.

Berdasarkan kajian BMKG, curah hujan Kota Tangerang pada Dasarian II Juli 2026 berada pada kategori rendah, yakni 0 sampai 10 milimeter per dasarian dengan sifat hujan di bawah normal. 

Puncak musim kemarau Kota Tangerang juga diprediksi berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.

Selain Batuceper, sejumlah wilayah lain juga masuk dalam perhatian terkait potensi kekeringan. 

Berdasarkan kajian BPBD, Kecamatan Benda, Cipondoh, Pinang, dan Tangerang perlu mendapatkan perhatian dalam menghadapi kondisi tersebut.

Kondisi kemarau berpotensi memengaruhi ketersediaan air apabila berlangsung lebih panjang. 

Karena itu, BPBD turut memperhatikan ketersediaan air, termasuk kondisi air bawah tanah di wilayah yang belum sepenuhnya terlayani jaringan air bersih.

"Ke depan kita juga mau mengecek kondisi ketersediaan air bawah tanah di wilayah-wilayah yang ada di Kota Tangerang. PDAM memang sudah mencakup hampir sebagian besar kecamatan dalam penyediaan air bersih. Selama Cisadane dan bahan bakunya aman, secara dominan rata-rata aman,” sambungnya.

Pemkot Tangerang telah menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih apabila kondisi kekeringan mulai berdampak. 

BPBD juga telah berkoordinasi dengan Perumda Tirta Benteng dan organisasi perangkat daerah terkait untuk menyiapkan dukungan distribusi air bersih.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill