Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 3.567 orang dengan lulusan Sarjana menganggur di wilayah tersebut.
Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Tangerang Masayu Nourma Yunita Sari mengatakan jumlah tersebut diambil dari 128.865 Angkatan Kerja Sarjana dan 102.715 pengangguran yang berada di Kabupaten Tangerang sepanjang 2025.
"Di tahun 2025, pengangguran yang sarjana di Kabupaten Tangerang ada 3.567 dan yang sudah bekerja 125.298," ujarnya saat diwawancarai, Selasa 18 Agustus 2026.
Nourma mengungkapkan, jumlah pengangguran dengan tingkat pendidikan sarjana di Kabupaten Tangerang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yaitu sebanyak 8.555 jiwa.
"Jumlah tingkat pengangguran terbuka (TPT) Sarjana juga mengalami penurunan, dari yang 5,77 persen pada tahun 2024 menjadi 2,77 persen di tahun 2025," jelasnya.
Namun dari jumlah tersebut, BPS Kabupaten Tangerang tidak mencatat klasifikasi atau jenjang pendidikan dan fakultas serta jurusan sarjana yang menganggur di Kabupaten Tangerang.
Pasalnya, kata Nourma, pendataan ketenagakerjaan yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Tangerang berdasarkan survei sehingga bersifat makro dan tidak sampai pada klasifikasi jurusan atau program studi.
"Kami tidak ada data itu (jenjang pendidikan dan jurusan)," jelas Nourma.
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGHampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews