Connect With Us

1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 15 Juni 2026 | 19:15

Kawasan bisnis di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

TANGERANGNEWS.com-Pertumbuhan investasi yang melesat di Kabupaten Tangerang sukses mengubah wajah Gading Serpong.

Kawasan yang awalnya dikenal sebagai wilayah hunian (residensial) kini telah bertransformasi menjadi salah satu koridor komersial baru paling menjanjikan di barat Jakarta.

Meningkatnya aktivitas usaha, menjamurnya bisnis baru, serta tingginya kebutuhan akan ruang usaha yang representatif menjadi motor utama dikembangkannya kawasan pusat bisnis baru, Serpong Central Business District (Serpong CBD).

Sebagai langkah awal, proyek ikonik bertajuk City Gate resmi diperkenalkan pengembang Summarecon Serpong untuk menyambut gelombang ekonomi ini.

Bukan tanpa alasan, berdasarkan data sepanjang tahun 2025, realisasi investasi di Kabupaten Tangerang menembus angka fantastis Rp37,62 triliun.

Dari total tersebut, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menyumbang Rp11,78 triliun. Sementara itu, sektor perdagangan dan reparasi mencatatkan angka Rp4,86 triliun.

Menariknya, sektor tersier yang mencakup jasa, perdagangan, logistik, dan properti mendominasi raihan tersebut dengan porsi mencapai 57,9%, menjadikannya tulang punggung utama penggerak ekonomi daerah.

Geliat ini terlihat nyata di lapangan dengan tercatatnya 1.464 bisnis baru yang dibuka di Gading Serpong sepanjang 2025, mulai dari sektor ritel, kuliner (F&B), hingga layanan profesional.

Head of Research & Consulting CBRE Anton Sitorus menilai fenomena ini sebagai siklus alami pengembangan properti yang sangat normal.

Menurutnya, sebuah kawasan yang sukses mematangkan fungsi huniannya akan beralih ke fungsi komersial seiring padatnya populasi dan mobilitas warga.

"Perkembangan barat Jakarta, seperti Serpong dan sekitarnya, memiliki potensi besar. Saat harga tanah dan properti di dalam kota Jakarta sudah sangat tinggi, wilayah penyangga menawarkan opsi yang jauh lebih terjangkau dengan konektivitas dan rencana pengembangan yang matang dari para pengembang," ujar Anton, Senin, 15 Juni 2026.

 

City Gate: Etalase Bisnis Strategis di Lahan 40 Hektare

Merespons kebutuhan pasar yang mendesak akan ruang usaha premium, Summarecon Serpong bergerak cepat dengan menyiapkan Serpong CBD.

Executive Director Summarecon Serpong Albert Luhur mengungkapkan pelaku usaha masa kini tidak lagi sekadar mencari tempat operasional, melainkan lokasi dengan visibilitas tinggi, akses mudah, dan mampu memperkuat identitas sebuah brand.

"Kebutuhan itulah yang melandasi lahirnya City Gate," kata Albert.

Dikembangkan di atas lahan seluas 40 hektare, City Gate diposisikan sebagai gerbang utama Serpong CBD. Lokasinya sangat strategis karena berada di jalur penghubung empat kawasan raksasa: Summarecon Serpong, BSD, Alam Sutera, dan Lippo Karawaci.

"Aksesnya pun mumpuni dengan konektivitas langsung ke Tol Jakarta-Tangerang, Tol Serpong-Balaraja, serta rencana akses Melody-Diklat Pemda," terang Albert.

Untuk mengakomodasi berbagai skala bisnis, City Gate menawarkan tiga produk unggulan utama yakni City Gate Office Suites, City Gate Graha dan Kavling Komersial.

Albert menjelaskan City Gate Office Suites merupakan bangunan premium 6 lantai dengan double facade, outdoor mezzanine setinggi 3 meter, dan menghadap langsung ke boulevard utama. Cocok untuk perusahaan yang membutuhkan ruang kerja sekaligus ruang ekspresi brand yang megah.

“Produk ini menyasar pelaku usaha yang membutuhkan ruang kerja sekaligus ruang untuk menampilkan identitas bisnisnya,” katanya.

Sedangkan City Gate Graham dibangun setinggi 5 lantai yang dirancang untuk skala bisnis besar seperti showroom, klinik, atau kantor layanan profesional yang membutuhkan visibilitas kuat dan fleksibilitas ruang.

Selain bangunan siap guna, City Gate juga menawarkan kavling komersial. Produk ini ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan keleluasaan dalam merancang bangunan, mulai dari fasad, kapasitas ruang, kebutuhan teknis, hingga alur operasional.

"Opsi tanah matang ini cocok bagi pelaku usaha yang ingin mendesain sendiri bangunan dan alur operasionalnya sesuai dengan karakter spesifik merek mereka," terang Albert.

Sadar bahwa kenyamanan pengunjung adalah kunci sukses area komersial, Summarecon Serpong juga melengkapi City Gate dengan fasilitas 5 layer parking space.

Fasilitas ini dirancang khusus untuk menunjang bisnis berbasis kunjungan langsung, seperti kuliner dan layanan kesehatan, agar terhindar dari masalah klasik kemacetan parkir.

"Hadirnya City Gate tidak hanya sekadar menambah pasokan ruko atau kantor baru, melainkan siap memperkuat ekosistem bisnis modern yang adaptif, fleksibel, dan memiliki daya tarik visual tinggi di jantung Gading Serpong," ujar Albert.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill