Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang
Senin, 2 November 2026 | 16:58
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan pelaku pembakaran sampah liar dapat dikenai sanksi.
"Hal ini tercatat dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tangerang Nomor 1 Tahun 2023 mengatur tentang Pengelolaan Sampah," katanya, Selasa 28 Juli 2026.
Tindakan tegas ini diambil usai meningkatnya peristiwa kebakaran saat kemarau ekstrem.
Diketahui, pada periode Juli 2026, tercatat sedikitnya 121 peristiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Tangerang meliputi ilalang, sampah, rumah, limbah, perusahaan, serta TPA Jatiwaringin.
"Kami mulai hari ini menghimbau agar jangan lagi membakar sampah-sampah yang ada yang berserakan di lapangan baik itu yang di hamparan ilalang ataupun juga di pinggir-pinggir jalan. Karena dengan cuaca yang ekstrim panasnya ini luar biasa, ini juga akan mengganggu masyarakat sekitar karena asapnya sangat tebal ditambah juga dengan angin," ujar Taufik, Selasa 28 Juli 2026.
Selain itu, Taufik juga meminta bagi warga yang melihat adanya sampah yang berserakan di pinggir jalan maupun di hamparan lahan untuk melapor ke dinas terkait, bukan membakarnya secara sembarangan.
"Saya menghimbau pada masyarakat apabila ada timbunan sampah segera hubungi petugas Dinas Lingkungan hidup dan Kebersihan (DLHK), untuk angkut segera sampahnya di tempat pembuangan liar tadi supaya tidak dibiarkan hingga mengakibatkan kejadian-kejadian kebakaran," ungkapnya.
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.
Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews