Rabu, 29 Juli 2026

Biaya Rekonstruksi Jalan Strategis di Kota Tangerang Capai Rp69 Miliar

Perbaikan jalan rusak di Kota Tangerang saat musim hujan.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya mempertahankan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya agar tetap berada di atas angka 93 persen sepanjang periode 2026 hingga 2027.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menjelaskan infrastruktur jalan secara alami akan mengalami penurunan kondisi akibat tingginya volume lalu lintas, usia teknis konstruksi, faktor cuaca, hingga aktivitas galian utilitas. Oleh karena itu, pemeliharaan berkelanjutan menjadi sebuah keharusan

Berdasarkan penilaian kondisi jalan menggunakan metode Provincial/Kabupaten Road Management System (PKRMS) dari Kementerian Pekerjaan Umum, Kota Tangerang saat ini memiliki sekitar 211 ruas jalan dengan total panjang mencapai hampir 280 kilometer.

"Tingkat kemantapan jalan Kota Tangerang telah mencapai sekitar 93 persen. Meski demikian, sekitar 6-7 persen ruas jalan masih mengalami kerusakan berat yang umumnya berada di kawasan dengan aktivitas lalu lintas tinggi sehingga lebih dirasakan masyarakat," ujar Taufik dikutip Rabu 29 Juli 2026.

 

Alokasikan Rp69 Miliar untuk Jalan Strategis

Guna mempercepat perbaikan dan rekonstruksi, Pemkot Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp69 miliar pada tahun 2026 ini.

Dana tersebut diprioritaskan untuk menangani kerusakan struktural pada sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi pusat aktivitas mobilitas warga.

Beberapa ruas jalan prioritas yang masuk dalam program rekonstruksi bertahap meliputi Jalan Siliwangi, Jalan Sekadar Muda, Jalan Tengku Umar, Jalan Husein Sastranegara, Jalan Bayur, Jalan Sangego, Jalan Marsekal Suryadarma. Jalan Prabu Kian Santang, dan beberapa ruas prioritas lainnya.

"Penentuan prioritas penanganan ini didasarkan pada hasil survei kondisi jalan sesuai standar teknis Kementerian PUPR, dengan mengutamakan aspek keselamatan serta tingkat urgensi di lapangan," kata Taufik Syahzaeni.

Selain proyek rekonstruksi berskala besar, Dinas PUPR terus mengoptimalkan program pemeliharaan rutin guna merespons cepat kerusakan ringan seperti jalan berlubang.

Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan kerusakan infrastruktur jalan di lingkungannya agar dapat segera ditindaklanjuti.

"Melalui berbagai upaya tersebut, Pemkot Tangerang berharap kualitas jaringan jalan terus meningkat sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menciptakan infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Tangerang," tutup Taufik.

Tags Berita Kota Tangerang Jalan Rusak Banten Jalan Rusak Tangerang Kota Tangerang Pemkot Tangerang Perbaikan Jalan Tangerang