Kamis, 6 Agustus 2026

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

Taman kota bernama BSD Urbanatura Eco Urban Park yang sebelumnya dikenal sebagai Green Pathway ini merupakan proyek transformasi ruang terbuka hijau Sinar Mas Land.

Transformasi ini dirancang sebagai langkah strategis pengembang, untuk menyediakan ruang publik berkualitas tinggi yang menyelaraskan pertumbuhan kawasan urban dengan prinsip pelestarian lingkungan.

Nama Urbanatura sendiri diambil dari perpaduan kata urban yang mencerminkan kehidupan kota modern, dinamis, dan terhubung, serta natura yang melambangkan alam, kesehatan, keseimbangan, dan keberlanjutan.

Dibangun di atas lahan seluas sekitar 120.000 meter persegi (12 hektare) , BSD Urbanatura Eco Urban Park dikembangkan melalui kolaborasi bersama SIURA Studio Pte Ltd.

Studio perencana desain perkotaan dan arsitektur lanskap terkemuka asal Singapura ini sebelumnya juga dikenal melalui karyanya pada pengembangan Tebet Eco Park dan Taman Bendera Pusaka di Jakarta.

Deputy Group CEO Strategic Development & Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, menjelaskan bahwa kehadiran ruang publik ini tidak hanya sekadar berfungsi sebagai taman kota biasa.

"Melalui kehadiran BSD Urbanatura Eco Urban Park, kami tidak sekadar menghadirkan taman kota, tapi sebuah ruang hidup yang memadukan ekosistem, gaya hidup aktif, serta koneksi antarwarga di BSD City," ujarnya, Kamis 6 Agustus 2026.

Ia menambahkan, berbekal fasilitas seperti amphitheater, river walk, area rekreasi, dan ruang komunitas, kawasan ini dirancang untuk memperkuat interaksi sosial sekaligus mendukung kesehatan fisik dan mental masyarakat.

"Pendekatan ekologis dan fungsional ini akan menjadikan kawasan tersebut sebagai paru-paru hijau yang membuat lingkungan kota lebih seimbang dan nyaman," katanya.

Salah satu keunggulan utama dari BSD Urbanatura Eco Urban Park adalah penerapan infrastruktur biru-hijau (blue-green infrastructure) secara menyeluruh di wilayah BSD City bagian barat yang dialiri oleh Sungai Cijantra.

Melalui integrasi elemen air dan vegetasi, pendekatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan air, menekan risiko banjir, serta memperbaiki kualitas air lingkungan.

Di dalam kawasan ini, sistem pengelolaan air modern seperti lahan basah (wetlands), kolam retensi, dan koridor hijau digabungkan menjadi satu kesatuan ekosistem.

Selain itu, tersedia jalur pedestrian serta jalur sepeda yang saling terhubung antarzona hijau guna menunjang gaya hidup aktif warga. Kehadiran taman-taman air dan ruang terbuka juga diproyeksikan menjadi titik temu inklusif bagi komunitas.

Dari segi aksesibilitas dan tata ruang, BSD Urbanatura Eco Urban Park terletak sangat strategis berdampingan langsung dengan Eastvara Mall, pusat gaya hidup semi-outdoor bertajuk "The Light of Asia".

Lokasi ini juga memberikan kemudahan akses rekreasi bagi para penghuni dari sejumlah kawasan residensial premium di sekitarnya, seperti Eonna, Terravia, dan The Armont.

Konektivitas kawasan ini turut ditunjang oleh kemudahan aksesibilitas transportasi, baik melalui jaringan jalan tol seperti Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B, Tol Jakarta–Serpong, serta keterhubungannya dengan jaringan JORR 1 dan JORR 2 yang menjangkau Bandara Soekarno-Hatta hingga koridor Cikunir dan Cibitung.

Mobilitas pengunjung juga semakin dimudahkan dengan ketersediaan transportasi publik mulai dari feeder bus BSD City, shuttle BSD Link, hingga layanan KRL Commuter Line melalui Stasiun Jatake dan Cisauk.

Tags