TANGERANGNEWS.com-Banjir di Kecamatan Jayanti mengalami peningkatan debit air pada Sabtu 24 Januari 2026. Tinggi air yang sehari sebelumnya mencapai 4 meter kini bertambah mencapai 5 meter.
Camat Jayanti, Yandri Permana mengatakan, sebanyak 4 desa di wilayahnya terendam banjir di antaranya Desa Jayanti, Pasir Gintung, Cikande dan Pasir Muncang.
"Hari ini ada kenaikan debit air dari Sungai Cidurian, sehingga banjir yang tadinya ada di 10 titik, sekarang menjadi 11 titik. Penambahan di Kampung Candelekan, Desa Cikande, kurang lebih ada 350 jiwa terdampak," ujar Yandri.
Yandri memaparkan, jumlah warga yang terdampak banjir di wilayahnya saat ini mencapai 3.300 jiwa. Mayoritas warga terdampak telah mengungsi.
"Ada 1.400 keluarga terdampak atau sekitar 3.300 jiwa," paparnya.
Ia menuturkan banjir paling parah berada di RT 04/03, Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande dengan ketinggian mencapai 5 meter.
"Untuk di Perumahan Taman Cikande terendam banjir kisaran 70 Senti sampai hampir 5 meter," tuturnya.
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi banjir Perumahan Taman Cikande, luapan aliran Sungai Cidurian masih mengalir dengan deras di permukiman warga.
Banjir itu menerjang ratusan rumah warga, jalan lingkungan, masjid sampai halaman posko pengungsian.
Beberapa warga terlihat masih sibuk menyelamatkan diri dan harta bendanya menggunakan perahu karet, rakit bambu, bahkan berjalan kaki melintasi banjir.
Yandri menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus mengevakuasi warga yang masih bertahan di rumahnya. Namun, upaya pertolongan korban banjir itu terkendala minimnya perlengkapan, terutama perahu karet.
"Kendala hari ini perahu karet karena memang kami juga butuh perahu mesin karena arus banjir semakin deras," jelasnya.
Selain itu, Yandri mengungkapkan, dapur umum emergency yang melayani sebanyak 3.300 warga mengalami kekurangan persediaan logistik.
Sebagai informasi, banjir melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten sejak 21 Januari 2026 sampai sekarang tidak menunjukkan adanya tanda-tanda surut.